PBESI berdiri pada 18 Januari 2020 di Jakarta dan mendapat dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora).
Sementara itu, talenta-talenta atlet esports Indonesia masa kini, kata Marketing & Communications Moonton Games Indonesia Azwin Nugraha pada Jumat, 18 Agustus 2023, kebanyakan dari kalangan usia mahasiswa.
"Mahasiswa menjadi potensi besar bagi perkembangan esports," ucap Aswin.
Baca Juga: Angka Produktivitas Karyawan akan Menurun Jika Tingkat Polusi Udara Makin Tinggi, Benarkah?
Tahapan seleksi beasiswa
Berbekal fakta itu, Moonton Games mencoba menghidupkan asa pemain atau atlet esports melalui beasiswa pendidikan bertajuk Moonton Cares "Membina Sang Legenda".
Aswin Nugraha menyebut dua kampus sasaran program beasiswa ini adalah Institut Perbanas dan Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 (UTA45).
Moonton Games Indonesia selanjutnya meneken nota kesepahaman (MoU) dengan kedua pihak di Jakarta.
Sebelumnya, pada empat bulan lalu, para mahasiswa yang mengikuti beasiswa ini sudah mengikuti tahapan-tahapan seleksi.
Beberapa syarat yang harus dipenuhi mahasiswa dalam seleksi antara lain berasal dari fakultas atau jurusan yang selaras dengan industri esports, antara lain desain grafis, bisnis pemasaran, pengembangan games, dan teknologi informasi.
Baca Juga: Program Beasiswa Unggulan 2023 Kemendikbudristek Sudah Dibuka, Cek Cara Mendaftarnya!
Syarat berikutnya adalah harus memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,2 pada semester akhir.
Kemudian, mahasiswa wajib aktif di organisasi baik di dalam maupun di luar kampus.
"Mahasiswa yang berprestasi akademik juga masuk dalam persyaratan," pungkas Azwin Nugraha. (Josephus Primus)