Di lain pihak, perekrut juga salah mengartikan peran atau terlalu optimis tentang perusahaan dalam upaya membuat calon pekerja bergabung.
Sejujurnya, Minshew mengakui sulit untuk menilai budaya perusahaan baru lewat interview yang dilakukan melalui Zoom. Sebelum pandemi, pelamar bisa mengunjungi perusahaan yang dilamar, yang pada akhirnya memungkinkan mereka untuk mengukur budaya perusahaan dengan lebih baik.
Terlepas dari itu, "Ini adalah fenomena yang sangat merusak karena para pendatang baru ini tiba-tiba menyadari bahwa pekerjaan itu sama sekali tidak seperti yang diiklankan," pungkasnya.
Artikel Terkait
5 Ciri Tempat Kerja yang Toxic, dan Perlu Menjadi Red Flag yang Harus Diwaspadai Karyawan
Setelah Punya Baby, Apa Rencana Adipati Dolken untuk Menyambut Tahun Baru?
5 Tipe Imposter Syndrome dan Dampak Sindrom Ini pada Penderitanya
Mengenali Ciri-ciri Email Phishing yang Paling Umum (Spelling Error Paling Sering)
Tenang, Begini Cara Mencegah Jadi Korban Phishing Agar Rekening Bank Tidak Kebobolan