saving

Tips Hidup Bebas Jerat Pinjol dan Bisa Frugal Living

Minggu, 29 Oktober 2023 | 08:00 WIB
Ilustrasi kaum muda dan beban utang (Freepik.com)

“Jangan lupa juga untuk cek skor kredit di SLIK OJK juga secara berkala untuk memastikan riwayat kredit kita di masa lalu sudah selesai dan tidak akan berpotensi untuk menimbulkan masalah di kemudian hari,” tambah Meta.

Baca Juga: Mobil Milik Cawapres Berdasarkan LHKPN, Ternyata Ada yang Masih Punya Daihatsu Gran Max!

Menanggapi maraknya karyawan swasta yang menjadi pengguna pinjol, Samuel Ray, seorang konten kreator terkait Karier & Keluarga serta seorang praktisi frugal living yang telah menerapkan konsep hidup Frugal untuk keluarga kecilnya, berbagi pengalaman tentang bagaimana ia dan istrinya bersama-sama berangkat dari status sebagai karyawan swasta yang berkarir di bidangnya masing-masing dan telah mencapai posisi yang cukup strategis namun kemudian bisa mengambil keputusan untuk fokus menerapkan Frugal Living.

Sam menjelaskan bahwa Frugal living merupakan gaya hidup cermat yang tujuan akhirnya bisa mewujudkan cita-cita finansial yang diharapkan yaitu Financial Independent Retire Early (FIRE). Frugal living adalah bagaimana kita bisa mencermati pengeluaran sehingga barang-barang yang dibeli benar-benar barang-barang yang mendatangkan value buat hidup kita. Kita harus bisa memilih prioritas. 

“You can afford anything, but you can’t afford everything. Kamu boleh punya mimpi macam-macam, tetapi kamu harus pilih karena uang kamu terbatas. Namun hal ini bukan berarti kita tidak bisa membeli barang-barang dengan harga yang cukup mahal. Kita bisa membelinya namun sesuai dengan kebutuhan.” pungkasnya.

Pria yang akrab disapa dengan Ko Sam ini menjelaskan bahwa inti dari frugal living sendiri selain memilih prioritas termasuk juga melakukan budgeting sehingga kita punya pos keuangan yang jelas untuk setiap hal yang kita prioritaskan.

“Pertama-tama kita harus paham piramida keuangan. Dari yang paling mendasar yaitu biaya hidup sehari-hari. Inilah yang harus diprioritaskan terlebih dahulu, Setelah kita menghitung budget untuk biaya hidup, kita siapkan kembali budget untuk membayar cicilan atau hutang, kemudian persiapan dana darurat, asuransi dan investasi. Saat kita sudah menghitung semua pos-pos tadi barulah kita bisa menyisihkan uang untuk hedon. Jadi bukan hedonnya dulu yang diutamakan.” ujarnya.

Ko Sam mengaku, frugal living membiasakan kita untuk hidup dengan fokus yang jelas, tidak sekadar ikut tren atau pergaulan tapi lebih mengenal diri sendiri. Kita harus bisa memilih apa yang paling penting bagi diri kita, apa yang bisa membuat diri kita bahagia. Dengan begitu kita bisa berdamai dengan kebutuhan kita apa adanya. Hidup pun jadi lebih terarah. Pada akhirnya kita bisa menikmati kemewahan melebihi apapun yaitu memiliki kendali penuh atas waktu.

“Yang namanya keinginan memang tidak ada habisnya, tidak ada batasnya. Tapi kita semua memiliki waktu terbatas di dunia ini.”

Tidak hanya itu, Ko Sam juga membeberkan tips menjalankan frugal living bersama dengan istrinya sehingga ia bisa mencapai bebas finansial di usia muda. Pertama-tama perlu bekerja dengan sebaik-baiknya demi mengejar pertumbuhan karir/bisnis semaksimal mungkin untuk menguatkan pondasi serta modal dalam mengatur target keuangan.

Selanjutnya kelola keuangan secara transparan bersama pasangan. Ko Sam pun mengaku ia rutin melakukan monthly meeting setiap tanggal 25 dengan istri untuk membahas target keuangan bersama. Hal ini dirasa romantis bagi dirinya dan istri karena bisa lebih terbuka dan saling memahami.

Ko Sam menyimpulkan bahwa kita tidak perlu obsesi menjadi crazy rich. Frugal living memang tidak bisa membuat kita langsung mendadak kaya tapi jika dilakukan secara konsisten akan membantu kita mewujudkan tahap bebas finansial.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa menentukan prioritas, menaikkan pendapatan, hidupsederhana dan cermat terhadap pengeluaran lalu investasikan sisanya.” tutupnya.

Halaman:

Tags

Terkini