Utang konsumtif adalah jenis utang yang digunakan sebagai pembiayaan kebutuhan pribadi pejuang kantoran.
Utang konsumtif tidak memberikan penghasilan lebih bagi pekerja kantoran.
Lagian, utang konsumtif tidak dikembangkan untuk bisnis sampingan pekerja kantoran.
Sifat utang konsumtif inilah yang mayoritas menggerus gaji utama pekerja kantoran.
Utang konsumtif misalnya utang pembelian rumah, utang kartu kredit, dan utang pembelian kendaraan bermotor pribadi semisal mobil maupun sepeda motor.
Sejatinya, tidak ada resep teori paling pas bagi pejuang kantoran untuk mengelola utang dari pengeluaran gaji yang diperoleh.
"Sikap bijaksana mengelola utang baik produktif maupun konsumtif dari pekerja kantoran atau pejuang kantoran adalah upaya terus-menerus menyeimbangkan arus pendapatan dan pengeluaran," pungkas survei itu