“Sebelum membeli produk asuransi kesehatan, sebaiknya pahami lebih dahulu kebutuhan proteksinya, dan bandingkan berbagai produk asuransi kesehatan sambil memperhatikan rekam jejak perusahaan asuransi tersebut,” jelasnya.
Ia menambahkan, asuransi kesehatan tradisional hanya fokus pada perlindungan kesehatan.
Baca Juga: Mulai Kewalahan dengan Pekerjaan? Gini Cara Menetapkan Batasan Kerja biar Nggak Lelah dan Jenuh
Sedangkan rider asuransi kesehatan unit link bisa ditambah berbagai perlindungan lain, seperti penyakit kritis, payor (pihak tertanggung yang menerima manfaat), kecelakaan dan cacat tetap, serta manfaat lain sesuai kebutuhan.
Perbedaan asuransi kesehatan tradisional dan asuransi kesehatan unit link lainnya adalah, premi awal asuransi kesehatan tradisional bisa saja lebih murah, namun kenaikan setiap tahunnya bisa lebih cepat.
Sedangkan, asuransi kesehatan unit link memiliki tambahan unsur investasi.
“Untuk asuransi kesehatan tradisional memang lebih disarankan bagi mereka yang masih muda atau para first jobber karena premi awal yang lebih terjangkau namun tetap mendapatkan manfaat proteksi,” ujar Himawan.
Baca Juga: 8 Penulis Novel Baru Bahas Karya Debut Mereka, dari Soal Time Travel hingga Bertukar Suami
Sedangkan asuransi kesehatan unit link lebih cocok bagi mereka yang sudah lebih mapan dan membutuhkan proteksi yang lebih lengkap sesuai dengan fase kehidupan mereka.
Intinya sih, kamu perlu memahami bahwa asuransi bukan hanya sebagai proteksi kesehatan, tetapi bagian penting dari perencanaan keuangan.
Dengan memprioritaskan asuransi, kamu bisa memastikan bahwa kamu siap menghadapi risiko finansial yang mungkin timbul kelak.