Jangan Samakan Hari Ibu dengan Mother's Day, Keduanya Punya Latar Belakang yang Berbeda!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Senin, 22 Desember 2025 | 15:09 WIB
Hari Ibu dan Mother's Day berbeda latar belakang dengan makna dan semangat masing-masing. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Hari Ibu dan Mother's Day berbeda latar belakang dengan makna dan semangat masing-masing. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com – Setiap tanggal 22 Desember, seluruh bangsa Indonesia memperingatinya sebagai Hari Ibu. Namun masih banyak yang mengira bahwa Hari Ibu ini sama dengan Mother’s Day, padahal keduanya mempunya latar belakang dan tujuan yang sangat berbeda.

Hari Ibu di Indonesia bukan sekadar perayaan kasih sayang kepada ibu, melainkan memiliki akar sejarah yang kuat sebagai hari pergerakan perempuan.

Berikut ini perbedaan antara Hari Ibu nasional dengan Mother’s Day yang sifatnya lebih internasional:

1. Asal-usul Sejarah

Hari Ibu – Indonesia (22 Desember)

  • Berasal dari Kongres Perempuan Indonesia I (1928) di Yogyakarta.
  • Akar sejarahnya adalah gerakan perempuan dan nasionalisme.
  • Ditetapkan melalui Keppres No. 316 Tahun 1959.
  • Dimaksudkan untuk mengenang perjuangan perempuan Indonesia sebagai aktor sosial dan politik.

Mother’s Day – Internasional

  • Berasal dari Amerika Serikat (awal abad ke-20).
  • Dipopulerkan olehAnn Reeves Jarvis.
  • Diadopsi secara global dengan variasi tanggal (umumnya Minggu kedua bulan Mei).
  • Fokus utamanya adalah penghormatan personal kepada ibu dalam konteks keluarga.

Baca Juga: Motherhood Penalty, Karier Bekerja Seorang Ibu yang Sering Terhambat. Ini Solusinya!

2. Makna dan Fokus

Hari Ibu - Indonesia

  • Fokus: perjuangan dan peran perempuan.
  • Subjek: Perempuan sebagai warga negara.
  • Dimensi: Sosial, politik, dan kebangsaan.
  • Orientasi: Kolektif dan struktural.

Mother's Day - Internasional

  • Fokus:Kasih sayang ibu.
  • Subjek:Ibu sebagai figur keluarga.
  • Dimensi:Personal dan emosional.
  • Orientasi: Individual dan simbolik.

3. Ruang Lingkup Perayaan

Hari Ibu (Indonesia)

  • Menyoroti:
    • kesetaraan gender,
    • akses pendidikan dan kerja,
    • peran perempuan dalam pembangunan,
    • hak ibu dan anak.
  • Idealnya menjadi momentum refleksi kebijakan publik.

Baca Juga: Pengrajin Klaster Usaha Batik Kebon Indah Terima Bantuan dari BRI Peduli Tepat di Hari Ibu

Mother’s Day

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: kompas.com, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X