4 Tradisi yang Bikin Cap Go Meh Lebih Bermakna (Yang Belum Ingin Menikah Juga Bisa Melempar Jeruk!)

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:24 WIB
Ilustrasi: Tangyuan, sajian khas dalam perayaan Cap Go Meh yang bermakna kebersamaan dan kesempurnaan.  (Freepik)
Ilustrasi: Tangyuan, sajian khas dalam perayaan Cap Go Meh yang bermakna kebersamaan dan kesempurnaan. (Freepik)

Bai Nian, mengunjungi keluarga besar

Karena Cap Go Meh merupakan penutup perayaan Tahun Baru Imlek, inilah kesempatan terakhir untuk melakukan Bai Nian, atau mengunjungi keluarga besar untuk bersantap bersama dan berbagi angpao.

Dalam reuni keluarga ini, makanan akan disajikan melimpah. Pada hari terakhir perayaan Imlek ini, keluarga bisa menghidangkan Yee sang (salad ikan mentah ala Kanton) sebagai lambang kemakmuran, jeruk mandarin (kekayaan), Tang yuan (kebersamaan keluarga), dan Nian gao atau kue keranjang (harapan untuk penghasilan atau jabatan yang lebih tinggi).

Uniknya lagi, keluarga biasanya memasak hidangan dalam jumlah besar, sehingga selalu menyisakan makanan. Namun, hal ini selalu disyukuri oleh keluarga besar karena makanan yang tersisa dimaknai sebagai kelimpahan.

Baca Juga: Tahun Baru Imlek 2023 Akan Dirayakan oleh 2 Milyar Penduduk Dunia

Makna Tang yuan, bola nasi ketan manis

Tang yuan adalah salah satu makanan wajib yang disuguhkan oleh keluarga. Makanan penutup khas Tionghoa ini terdiri atas bola-bola adonan yang terbuat dari tepung beras dan air.

Bola-bola ini disajikan dalam sirup manis, sirup jahe panas, bahkan menyantapnya dengan kaldu dan sayuran jika suka citarasa yang gurih.

Tangyuan berisi berbagai isian pasta seperti biji teratai, kacang merah, wijen, permen batu tebu, custard, kacang cincang dengan gula, atau bahkan pengawet buah. Kudapan ini juga bisa dimakan tanpa isian.

Tampilannya yang beraneka warna memang menarik, mirip wedang ronde. Orang Tionghoa percaya bahwa bentuk bulat Tang yuan melambangkan kebersamaan, keharmonisan, kebahagiaan, dan keberuntungan di tahun baru.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Mashable, Tatler Asia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X