CEO Apple John Ternus Diharapkan Lebih Bernyali sebagai Penentu Masa Depan Perusahaan

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 25 April 2026 | 21:43 WIB
Sebagai CEO Apple yang baru, tantangan terbesar bagi John Ternus adalah memperbaiki strategi AI perusahaan. (Apple)
Sebagai CEO Apple yang baru, tantangan terbesar bagi John Ternus adalah memperbaiki strategi AI perusahaan. (Apple)

Keberanian dalam mengambil keputusan

Ternus dinilai sebagai pilihan yang aman di tengah situasi yang genting bagi Apple. Dulu, Tim Cook menggantikan Steve Jobs saat Apple sedang berada di puncak kejayaannya, dan berhasil membangunnya menjadi perusahaan pertama dengan nilai pasar $1 triliun.

Meskipun saat ini Apple masih menjadi raksasa keuangan, pesonanya dianggap tidak sekuat dulu lagi. Sebagai CEO kedelapan Apple, John Ternus memikul tanggung jawab besar, termasuk memperbaiki strategi kecerdasan buatan (AI) Apple yang sempat tertinggal.

The Wall Street Journal menyebutkan bahwa sekarang Apple telah menyerahkan kepemimpinan kepada Ternus yang berlatar belakang teknis. Di tengah dunia yang sedang gila-gilanya dengan AI, Apple bertaruh pada jati dirinya sebagai pencipta barang-barang fisik nomor satu.

Selama ini, Apple tampak menghindari pengeluaran modal yang besar untuk membangun pusat data AI dan memilih untuk menunda pembuatan model AI-nya sendiri. Sebaliknya, Apple bertaruh bahwa konsumen akan menggunakan iPhone dan produk Apple lainnya untuk menjalankan AI.

Baca Juga: Kebanyakan Mahasiswa Belajar Matematika Cuma Biar Lulus, tapi Tidak Paham Penerapannya di Dunia Nyata

Maka, memilih Ternus sebagai CEO menunjukkan keyakinan perusahaan bahwa masa depan AI akan dijalankan melalui perangkat keras yang terintegrasi erat, bukan cuma sekadar perangkat lunak.

 

Ternus diharapkan bisa mengembalikan keberanian dalam mengambil keputusan seperti di era Steve Jobs. Selama ini, Tim Cook dikenal lebih suka melakukan perubahan kecil secara bertahap dalam mengembangkan produk-produk Apple.

Sebagai CEO Apple yang baru, Ternus harus menentukan masa depan Apple dengan penuh nyali, sekuat cara dia mempertahankan warisan masa lalunya.

Namun, Ternus merasa sangat beruntung bisa belajar langsung dari Steve Jobs dan Tim Cook. “Saya sangat optimis tentang apa yang bisa kita capai di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: News18, Fortune, CNBC

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X