Apakah Cover Letter atau Surat Lamaran Harus Tetap Dilampirkan Meski Tidak Diminta dalam Loker?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 24 April 2026 | 18:53 WIB
Ilustrasi: Buatlah surat lamaran atau cover letter yang menarik rekruter meskipun tidak disebutkan sebagai persyaratan dalam lowongan kerja. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Ilustrasi: Buatlah surat lamaran atau cover letter yang menarik rekruter meskipun tidak disebutkan sebagai persyaratan dalam lowongan kerja. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

PejuangKantoran.com - Saat melamar pekerjaan, dokumen yang paling jadi perhatian kita biasanya curriculum citae (CV) atau resume. Padahal, kita sering didorong untuk membuat cover letter atau surat lamaran yang disusun sesuai lowongan kerja.

Nah, kalau di kolom persyaratan loker tersebut kita tidak diminta melampirkan cover letter, apakah kita harus tetap membuatnya?

Maklum aja, bikin cover letter itu makan waktu dan cukup menguras pikiran. Rasanya pingin langsung submit cukup dengan CV saja, apalagi kalau kita sedang melamar ke banyak tempat sekaligus.

Baca Juga: Kebanyakan Mahasiswa Belajar Matematika Cuma Biar Lulus, tapi Tidak Paham Penerapannya di Dunia Nyata

Namun, kita pasti jadi kepikiran terus: apakah kita tetap perlu mengirimkan surat lamaran saat melamar pekerjaan meski perusahaan tidak memintanya?

Singkat aja, jawabannya "ya". Meski ada beberapa pengecualian tertentu, melampirkan cover letter biasanya memberikan poin plus yang cukup signifikan. Mengapa dokumen satu ini tetap penting?

Menunjukkan motivasi yang tinggi

Posisi rekruter atau manajer HR itu menerima ratusan CV yang isinya mungkin mirip-mirip. Nah, cover letter itu kesempatan kamu untuk menjual diri dalam format cerita atau narasi.

Di sini, kamu bisa menjelaskan kenapa kamu adalah kandidat yang paling ideal, dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh poin-poin kaku di CV.

Menulis surat lamaran yang personal juga menunjukkan kalau kamu benar-benar serius menginginkan pekerjaan tersebut. Rekruter akan melihat kalau kamu mau meluangkan waktu ekstra untuk melakukan riset dan menyusun kata-kata.

Baca Juga: Mixue Menutup 428 Gerai Es Krimnya, Banyak Di Antaranya Berada di Indonesia dan Vietnam

Ini merupakan sinyal bahwa motivasi kamu tinggi, dan biasanya, kandidat yang terlihat lebih niat akan mendapatkan perhatian lebih.

Menjelaskan hal-hal yang tidak disebut dalam CV

Ada beberapa hal penting yang sulit dijelaskan di curriculum iitae tapi bisa disampaikan dengan sangat luwes di cover letter. Misalnya:

Menjelaskan jeda karier. Kalau kamu sempat berhenti bekerja karena urusan keluarga atau alasan pribadi lainnya, kamu bisa menjelaskannya dengan nada yang positif di sini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Balance Money

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X