PejuangKantoran.com - Content creator dan pelukis Erika Richardo masuk dalam daftar bergengsi Forbes 30 Under 30 Asia 2026. Daftar ini memberikan penghargaan kepada 30 anak muda berusia di bawah 30 tahun yang dinilai mampu membawa perubahan dan inovasi di berbagai industri.
Meskipun sudah dua bulan sebelumnya mendapat pemberitahuan bahwa dirinya masuk daftar unggulan, Erika tidak dapat menyembunyikan keterkejutannya ketika akhirnya betulan terpilih masuk dalam daftar tersebut.
“Guys, aku baru bangun tidur, aku baru dapat berita…. Ini beneran gak sih?” ujar cewek berusia 23 ini melalui akun TikTok-nya, @erikarichardo.
Baca Juga: CEO Standard Chartered Minta Maaf usai Disebut Menghina Karyawan yang Kena Perampingan
“Guys… aku masuk Forbes 30 Under 30 Asia List,” lanjutnya sambil mewek. ini memang berita menggembirakan buat Erika, karena pihak Forbes-nya sendiri mengatakan, ia belum tentu masuk daftar tersebut.
Erika mewakili Indonesia untuk kategori Social Media, Marketing & Advertising. Dalam kategori tersebut, ada pula nama Medy Renaldy, TikToker dan YouTuber yang banyak membuat konten unboxing dan review mainan dan action figures.
“Masuk Forbes 30 Under 30 Asia bukan cuma tentang aku, tapi tentang perjalanan panjang, semua proses, semua jatuh bangun, dan semua orang yang selalu support dari awal sampai sekarang,” lanjut Erika, sambil menambahkan emoji tangisan haru.
“I still remember starting with nothing but a dream, sharing what I love, not knowing where it would take me… and today, somehow, it brought me here,” tulisnya di akun Instagram-nya.
Melukis pesawat Garuda
Erika Richardo mulai dikenal karena sering memamerkan karya lukisannya di atas media yang tidak biasa, seperti kaca, dinding, sepatu, pakaian, bahkan di bodi mobil.
Baca Juga: Bukan karena AI, tapi WFH yang Lebih Menyebabkan Sulit Mendapat Pekerjaan Entry Level
Mobil pertama yang jadi “korban” coretan tangan Erika adalah Porsche milik temannya. Tahun 2021, namanya melejit setelah membuat lukisan Barong Bali, makhluk mitologi yang menyerupai singa, di bodi mobil mewah tersebut.
Semua proses melukis itu ia bagikan melalui akun media sosialnya, yang menggunakan visual dan gaya bercerita yang menarik.
Ciri khasnya itu sudah merebut banyak perhatian, nggak cuma dari follower-nya di media sosial tetapi juga dari institusi resmi. Erika diundang maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia untuk melukis mural pada badan pesawat Boeing 737-800NG.
Meski pihak Garuda yang mengundangnya, tapi lulusan Bisnis Manajemen Universitas Prasetiya Mulya, BSD, ini butuh butuh waktu berbulan-bulan untuk meyakinkan pihak maskapai agar mau menerima idenya.