Hati-Hati, Kebanyakan Kerja depan Komputer Bisa Kena Kifosis. Apa Itu?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 26 September 2023 | 09:27 WIB
Ilustrasi: Terlalu lama bekerja di depan komputer bisa menyebabkan nyeri leher, neck hump, atau kifosis. (Freepik/8photo)
Ilustrasi: Terlalu lama bekerja di depan komputer bisa menyebabkan nyeri leher, neck hump, atau kifosis. (Freepik/8photo)

“Jika kamu menderita radang sendi yang menyerang leher bagian bawah, kepala secara otomatis akan lebih condong ke depan untuk menjaga area rematik pada posisi yang lebih nyaman,” jelas Dr. Shah.

Penuaan

“Seiring bertambahnya usia, kamu mungkin kehilangan lebih banyak massa secara signifikan pada tulang belakang, baik di leher atau tulang dada. Hal ini menyebabkan perubahan postur yang menonjolkan punuk,” kata Dr. Shah.

Kelebihan lemak

“Punuk yang digambarkan kebanyakan orang sering kali berasal dari menonjolnya jaringan tempat pertemuan leher dan punggung atas. Ini bisa terjadi karena timbunan jaringan ekstra dari simpanan lemak ekstra.”

Apakah kifosis bersifat permanen?

Hal ini tergantung pada jenis kifosis dan penyebabnya. Jika disebabkan oleh perubahan postur tubuh, kamu dapat memperbaikinya dengan memperbaiki postur tubuh.

“Dalam kasus radang sendi yang parah, ada perubahan permanen pada tulang belakang yang dapat membuat punuknya tidak dapat diubah. Namun, dokter mungkin masih dapat menangani perubahan permanen,“ ujar Dr. Shah.

Dalam kondisi tertentu, pembedahan dapat membantu menyelaraskan kembali tulang leher.

Jika kondisi ini disebabkan kelebihan lemak, olahraga teratur dan peregangan postur dapat membantu mengurangi tampilannya. Ingatlah bahwa hanya pengurangan total lemak tubuh yang akan membantu menghilangkan timbunan lemak ekstra tersebut.

Olahraga terbaik untuk menghilangkan punuk di leher

“Latihan favorit saya untuk mengurangi munculnya punuk leher adalah peregangan otot dada dengan ekstensi leher,” kata Dr. Liza.

Menurutnya, latihan ini bertujuan untuk meregangkan otot-otot di bagian depan leher yang menjadi tegang karena postur tubuh buruk.

Baca Juga: Suka Bingung dengan Cara Kerja Otak? Ini 5 Fakta tentang Otak yang Perlu Kamu Ketahui

Cara melakukannya adalah berdiri dengan kaki dibuka selebar pinggul, genggam tangan di belakang punggung dan luruskan siku secara perlahan, lalu rapatkan tulang belikat dengan lembut sejauh yang bisa dilakukan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Womans World

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X