Cara Memperlakukan Diri Sendiri Ternyata Menandakan Bagaimana Kamu Menghargai Waktu

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Minggu, 5 Mei 2024 | 14:15 WIB
Ilustrasi:liburan yuk (Freepik)
Ilustrasi:liburan yuk (Freepik)

PejuangKantoran.com - Bagaimana cara kamu bersantai dan memanjakan diri saat libur kerja? Ternyata hal ini menandakan bagaimana kamu menghargai waktu lho. 

Waktu kita tidak selalu terasa seperti milik kita. Kita merasa waktu kita dibagikan kepada orang lain yang mempunyai kebutuhan, keinginan, dan permintaannya sendiri tanpa memikirkan kebutuhan kita sendiri. Namun kenyataannya kita semua mempunyai waktu 24 jam yang sama . 

Kita juga perlu memperluas pemikiran itu ke zaman kita. “Perawatan diri” telah menjadi kata kunci, namun tidak hanya mengacu pada pijat atau mandi busa — ini juga bisa berarti keluar dari komite sehingga kamu punya waktu untuk berolahraga. Ini bisa sesederhana meninggalkan kebiasaan Netflix harianmu dan melakukan pekerjaan sampingan yang telah lama dinantikan.

Baca Juga: Mitos: Siapa Bilang Fresh Graduate Nggak Bisa Nego Gaji? Kasih Paham Nih, Caranya!

Namun, untuk melakukan semua itu, kamu harus belajar menghargai diri sendiri sehingga orang lain juga akan menghargainya.

Belajarlah untuk mencintai diri sendiri.

Ini tidak berarti menjadi narsis. Itu berarti membangun harga diri kamu dan menyadari betapa berharganya kamu. Ini tentang merasa nyaman dengan siapa diri kamu, kesalahan dan segalanya, dan berusaha menjadi orang terbaik yang kamu bisa. Terkadang hal itu bertentangan dengan keinginan orang lain.

Melawan kebutuhan eksternal dan memenuhi kebutuhan internal lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Berikut beberapa cara favorit saya untuk mulai bersikap baik kepada diri sendiri:

Tepuk punggungmu.

Kita cepat mengakui pencapaian orang lain. Tapi kapan terakhir kali kamumemuji diri sendiri?
Bungkam kritik batin. Izinkan hati kecil kamu untuk bicara. Lihatlah apa yang membawamu ke posisi kamu saat ini.

Baca Juga: Daripada Merekrut Karyawan Baru dari Luar, Perusahaan Lebih Suka Quiet Hiring dari Dalam

Beri diri istirahat.

Kita semua membuat kesalahan; jangan menyalahkan diri sendiri. Menjadi wiraswasta itu sulit. Ambil pelajaran dari kesalahan tersebut—jangan terjebak dalam mode kegagalan. Percayalah pada dirimu sendiri. Berhentilah menebak-nebak diri sendiri; yakin kamu membuat keputusan yang tepat. Kita sering terjebak dalam “kelumpuhan analisis” karena khawatir dengan reaksi orang lain.

Ikuti hasrat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Forbes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X