Ada faktor penentu kebutuhan protein, yaitu:
- Berat badan (kg);
- Usia;
- Jenis kelamin;
- Tingkat aktivitas fisik / jenis latihan;
- Tujuan: pemeliharaan, peningkatan massa otot, atau pemulihan.
Secara umum, rumus kebutuhan protein memakai rumus dasar sebagai berikut:
Kebutuhan protein (gr/hari) = berat badan (kg) X rekomendasi protein (gr/kg)
Baca Juga: Ngemil Usai Aktivitas Lari? Boleh Banget, Namun Ikuti Saran dari Sport Nutritionist Ini
Rekomendasi protein berdasarkan aktivitas (gr/kg BB/hari):
- Dewasa aktif: 0,8 – 1,0
- Aktifitas ringan (jalan kaki, yoga): 1,0 – 1,2
- Atlet endurance ringan (lari 3X/pekan): 1,2 – 1,4
- Atlet endurance intens (lari >5X/pekan): 1,4 – 1,7
- Kombinasi endurance + resistance (lari + gym): 1,6 – 2,0
- Bodybuilding / cutting / bulking: 2.0 – 2.2
- Usia lanjut (di atas 60 th, aktif): 1.2 – 1.5
Contoh:
- Usia: 35 tahun
- Berat badan: 60 kg
- Jenis latihan: lari 5X/pekan
- Tujuan: menjaga otot dan pemulihan cepat
Rekomendasi protein: 1,4 – 1,7
Maka kebutuhan proteinnya adalah:
60 kg X 1,4 – 1,7 = 84 – 102 gr per hari.
Nah, silakan kamu hitung kebutuhan protein kamu sendiri, ya! ***
Artikel Terkait
Bobbi Gibb, Pelari Marathon Perempuan Pertama Dunia yang Lari dengan Sepatu Perawat dan Celana Saudara Laki-lakinya.
Kenali 5 Gejala Cedera Lari yang Umum dan Cara Mengobatinya
Menurut Pelatih Lari Bersertifikat, Pelari Wajib Konsumsi Karbohidrat. Ini Alasannya!
Lakukan Aktivitas Lari Ringan Selama 10 Menit Setiap Hari dan Rasakan Manfaatnya
Jangan Sepelekan BAB Sebelum Lari Karena Hal Ini Sangat Memengaruhi Performa Kamu
Rekomendasi Ahli 10 Sepatu Lari Terbaik untuk Tahun 2025. Jangan Salah Pilih!
Butuh Pelatih Lari atau Running Coach yang Kompeten? Pahami Dulu Tugas-Tugas Mereka Berikut Ini!