- Kecepatan tinggi, lebih responsif.
- Mengurangi tekanan di lutut.
Kekurangan:
- Beban besar pada otot betis dan tendon Achilles.
- Risiko cedera di betis atau plantar fascia lebih tinggi bila tidak terbiasa. Plantar fascia adalah jaringan ikat tebal berbentuk pita yang berada di bagian bawah telapak kaki, memanjang dari tumit hingga ke pangkal jari-jari kaki (terutama di area bola kaki).
Baca Juga: Panduan Memilih Sepatu Lari Berdasarkan Bentuk Lengkungan dan Bentuk Kaki
Kesimpulan
- Pelari jarak jauh atau pemula: biasanya lebih aman dengan heel atau midfoot strike, tergantung kenyamanan dan sepatu.
- Pelari cepat atau jarak pendek: lebih sering menggunakan forefoot strike untuk daya dorong lebih kuat.
- Tidak ada satu teknik yang "benar", tapi penting untuk memperhatikan bentuk lari yang efisien, nyaman, dan mengurangi cedera.
***
Artikel Terkait
3 Hal yang Harus Dipertimbangkan Oleh Pemula Dalam Memilih Outfit untuk Lari
Ngemil Usai Aktivitas Lari? Boleh Banget, Namun Ikuti Saran dari Sport Nutritionist Ini
Menurut Pelatih Lari Bersertifikat, Pelari Wajib Konsumsi Karbohidrat. Ini Alasannya!
Jangan Sepelekan BAB Sebelum Lari Karena Hal Ini Sangat Memengaruhi Performa Kamu
Rekomendasi Ahli 10 Sepatu Lari Terbaik untuk Tahun 2025. Jangan Salah Pilih!
Butuh Pelatih Lari atau Running Coach yang Kompeten? Pahami Dulu Tugas-Tugas Mereka Berikut Ini!