5 Cara Sederhana untuk Jadi Lebih Optimis, Baik dalam Hidup dan Juga saat Bekerja

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 13 September 2025 | 17:50 WIB
Sikap optimis-realistis bisa membantu kamu menghadapi tantangan dengan kepala tegak, hati tenang, dan semangat yang lebih besar. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Sikap optimis-realistis bisa membantu kamu menghadapi tantangan dengan kepala tegak, hati tenang, dan semangat yang lebih besar. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Kalau kamu sering bersama orang-orang yang optimis, cara pandang kamu terhadap hidup juga ikut lebih positif.

Jadi, pilih lingkungan yang bisa mendukung energi baik kamu.

  1. Gunakan teknik ABC

Psikolog Martin Seligman punya metode sederhana bernama Teknik ABC, yaitu Adversity (tantangan), Beliefs (keyakinan), dan Consequences (konsekuensi).

Intinya, bagaimana kamu memaknai sebuah masalah akan menentukan hasil akhirnya.

Misalnya, kalau gagal di sebuah proyek, jangan berpikir, “Saya nggak berbakat”, yang berarti kamu pesimis. Lebih baik berpikir, “Saya bisa coba cara lain”, yang artinya kamu optimis.

Semakin sering kamu melatih cara pandang yang kedua, semakin kuat pula pola pikir optimis diri.

Baca Juga: Ingin Fokus Mencapai Tujuan yang Diinginkan? Buat Rencana Jangka Panjang!

  1. Jadi optimis yang realistis

Optimis bukan berarti berharap segalanya akan baik-baik saja tanpa usaha. Albert Bandura, psikolog dari Stanford, menekankan pentingnya jadi optimis realistis.

Artinya, kamu harus percaya pada kemungkinan sukses, tetapi juga sadar bahwa kesuksesan butuh kerja keras, strategi, dan ketekunan.

Kalau hanya berharap tanpa tindakan, itu namanya optimis yang tidak realistis.

Jadi, optimisme bukan berarti menutup mata dari kenyataan atau berpura-pura semuanya indah.

Sikap ini justru membantu kamu menghadapi tantangan dengan kepala tegak, hati tenang, dan semangat lebih besar. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: The CEO Magazine

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X