Secara umum, angka prevalensi CTS sangat lebar jangkaunnya, yaitu mulai dari 5% hingga 80%. Ini menunjukkan bahwa prevalensi CTS sangat dipengaruhi oleh jenis pekerjaan.
Selain itu, angka hasil juga sangat dipengaruhi oleh responden studi, apakah masyarakat secara umum atau hanya pada mereka yang berisiko tinggi.
Secara umum, prevalensi dunia di angka kurang-lebih14 % dapat dijadikan acuan kasar. Namun untuk kelompok pekerja yang dalam pekerjaannya banyak menggunakan atau menggerakkan pergelangan tangan, angka bisa jauh lebih besar (seperti studi di Indonesia).
Siapa yang berisiko tinggi?
Carpal Tunnel Syndrome memang paling sering terjadi pada pekerjaan yang menuntut gerakan tangan atau pergelangan berulang, tekanan pada pergelangan, atau posisi tangan tidak netral dalam waktu lama.
Baca Juga: Jangan Sepelekan Kebas dan Kesemutan, Bisa Jadi Kamu Mengalami Gejala Kerusakan Saraf Tepi
Mereka yang berisiko tinggi terkena CTS adalah:
- Pekerja kantor dan administrasi
Contoh: operator komputer, sekretaris, kasir bank, data entry, desainer grafis.
Pemicu:
- Gerakan berulang saat mengetik atau mengklik mouse.
- Posisi pergelangan menekuk atau terangkat dalam waktu lama.
- Kurangnya istirahat peregangan tangan.
- Pekerja industri dan manufaktur
Contoh: pekerja pabrik, perakitan elektronik, operator mesin, montir.
Pemicu:
- Gerakan tangan berulang (memutar obeng, menekan tombol).
- Genggaman kuat dan getaran alat.
- Posisi tangan statis atau menunduk lama.
- Pekerja jasa dan rumah tangga
Contoh: juru masak, pelayan restoran, petugas kebersihan, tukang cuci, penjahit.
Pemicu:
- Aktivitas mencengkeram alat (pisau, sapu, setrika, gunting).
- Gerakan pergelangan berulang dan cepat.
- Pekerja kesehatan
Contoh: dokter gigi, perawat, radiografer, analis laboratorium.
Pemicu:
- Menggunakan alat kecil dengan tekanan halus tapi konstan.
- Postur tangan yang tidak ergonomis saat bekerja lama.
- Pekerja lapangan dan konstruksi
Contoh: tukang, sopir truk, operator alat berat.
Pemicu:
Artikel Terkait
7 Penyebab Umum Punggung Terasa Sakit atau Nyeri saat Bangun Tidur, Apa Iya Karena Usia?
Rutinitas Jalan Kaki 6-6-6 Viral di Media Sosial, Apa Sih Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh?
5 Poin Penting Yang Harus Kamu Latih Agar Lengan Bertenaga, Akurat, dan Tak Mudah Cedera Dalam Padel
7 Macam Latihan Lengan dan Tangan Agar Kuat dan Terlatih Untuk Bermain Padel
Sering Ngerasa Produktivitas Menurun dan Sering Typo di Sore Hari? Tenang, Ada Alasan Ilmiahnya Nih
Meski Maksudnya Baik, Program Kesehatan Kantor Jarang Dirasakan Manfaatnya oleh Karyawan. Kok Bisa?