6 Faktor yang Menyebabkan Orang Gemuk Namun Kolesterolnya Rendah

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Jumat, 30 Januari 2026 | 14:30 WIB
Banyak faktor yang menyebabkan orang gemuk namun kolesterolya rendah, pun sebaliknya. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Banyak faktor yang menyebabkan orang gemuk namun kolesterolya rendah, pun sebaliknya. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com – Salah satu rapor kesehatan yang sering ditakuti setelah medical check up (MCU) yang biasanya rutin dijalankan di kantor adalah kadar kolesterol di dalam darah. Karena kolesterol yang tinggi, dampaknya bisa ke berbagai macam penyakit lain seperti darah tinggi, jantung, stroke, dan sebagainya.

Seperti kita tahu, ada dua jenis kolesterol dalam darah yaitu LDL (Low-Density Lipoprotein) yang sering disebut kolesterol jahat, dan HDL (High-Density Lipoprotein) yang sering disebut sebagai kolesterol baik.

Ketika angka LDL tinggi, sudah pasti akan ada banyak PR yang dipesankan oleh dokter ke kamu. Namun terkadang kamu merasa kesel, setidaknay bertanya-tanya, ada teman kamu yang terlihat gemuk (lebih gemuk daripada kamu), namun LDL-nya rendah/normal.

Kok bisa, ya? Sementara kamu terhitung kurus.

Ya, menurut medisi, hal semacam ini umum. Berat badan bukan menjadi penentu langsung kadar kolesterol (LDL utamanya) dalam darah.

Ada sejumlah hal yang menentukan tinggi-rendahnya kolesterol dalam darah seseorang, yaitu:

1. Metabolisme Tubuh

Kolesterol lebih dipengaruhi metabolisme, bukan sekadar lemak tubuh. Kolesterol darah terutama ditentukan oleh:

  • Produksi kolesterol di hati (±70–80%).
  • Asupan makanan (±20–30%).

Artinya, dua orang dengan berat badan sama bisa punya kadar kolesterol sangat berbeda, tergantung bagaimana cara tubuh mereka memproduksi dan mengolah kolesterol.

Baca Juga: 5 Tanda Gejala Kolesterol Tinggi yang Terlihat pada Wajah dan Anggota Tubuh Lainnya

2. Faktor Genetik

Faktor genetik adalah faktor paling kuat. Gen menentukan:

  • Seberapa banyak kolesterol diproduksi hati;
  • Seberapa cepat LDL (“kolesterol jahat”) dibersihkan dari darah.

Contoh:

  • Kurus tapi kolesterol tinggi: Ini sering terkait familial hypercholesterolemia atau variasi gen metabolisme lipid.
  • Gemuk tapi kolesterol rendah: Gen yang efisien membuang LDL dari darah.

Oleh karena itu, denhan pola makan dan berat badan yang terlihat ideal, kolesterol tinggi pun bisa muncul.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X