PejuangKantoran.com - Hayo ngaku, siapa yang kebiasaan scrolling handphone terus pada saat kamu seharusnya tidur? Tubuh sudah lelah, mata pun sudah berat, tetapi kamu memaksakan diri maraton Boyfriend on Demand, browsing TikTok, atau main game sambil tiduran di dalam gelap.
Fenomena memaksakan screen time meskipun sudah mengantuk ini biasa disebut revenge bedtime procrastination, atau menunda tidur demi balas dendam (untuk bersenang-senang).
Secara harfiah, artinya orang yang menunda waktu tidurnya demi bisa me time yang tidak bisa dilakukan sepanjang hari. Kita sadar tubuh butuh istirahat, tapi keinginan untuk punya waktu buat diri sendiri itu jauh lebih kuat daripada rasa kantuk itu sendiri.
Baca Juga: Bukan Cuma Bali, Jepang Juga Mengalami Overtourism. Ini yang Bisa Kamu Lakukan sebagai Turis!
Mengapa kita sampai bela-belain nahan kantuk demi bisa screen time?
Umumnya karena sebagian besar waktu kita biasanya sudah habis untuk urusan pekerjaan, mengurus rumah, hingga urusan keluarga atau dengan lingkungan rumah lainnya yang menyita energi.
Begitu malam tiba dan semua urusan selesai, muncul perasaan bahwa kita belum sempat menikmati hari untuk diri sendiri.
Di sinilah balas dendam itu dimulai. Kita memilih begadang untuk bersantai dengan cara scrolling handphone, sebagai kompensasi karena siang harinya sudah terlalu sibuk. Masalahnya, tanpa sadar waktu sudah lewat tengah malam, dan jatah tidur kita pun berkurang.
Keinginan untuk melepas penat itu sebenarnya sehat, tetapi kalau mengorbankan kesehatan fisik, sepertinya kamu perlu mengatur ulang prioritas.
Siapa yang paling sering mengalaminya?
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Pakai Mobil atau Pakai Bus? Simak 13 Poin Penting Berikut Ini!
Revenge bedtime procrastination bisa terjadi pada siapa saja, tapi ada beberapa kelompok yang lebih rentan menunda tidur karena tuntutan keseharian mereka:
Pekerja yang sering lembur. Kalau jam kerja kamu sangat panjang sehingga hampir tidak ada waktu untuk hobi atau sekadar melamun, malam hari menjadi satu-satunya kesempatan untuk merasa bebas.
Orang tua dan pengasuh. Bagi mereka yang mengurus anak atau anggota keluarga lansia, siang hari biasanya menjadi waktu yang paling sibuk. Malam hari ketika semua orang sudah terlelap adalah kesempatan emas yang sulit dilewatkan untuk memanjakan diri sendiri.
Orang-orang yang perfeksionis. Mereka yang merasa harus menyelesaikan semua checklist tugas harian sering kali sulit mematikan otak sebelum semuanya tuntas. Hal ini membuat waktu produktif mereka molor sampai larut malam.
Artikel Terkait
Penelitian: Mengeluh soal Atasan di Kantor Ternyata Bisa Baik untuk Kesehatan
Apple Rilis MacBook Neo, Laptop Mac Paling Murah Mulai Rp10 Jutaan
Totalitas Sutradara Azhar Kinoi Lubis Menghidupkan Aura Suzzanna dalam Nuansa Film Kolosal
7 Alasan Mengapa Kamu Wajib Punya Keterampilan Persuasif yang Baik di Kantor
Perhatikan 7 Poin Penting Berikut Ini untuk Meningkatkan Keterampilan Persuasif Kamu!
Mengenang Vidi Aldiano: Jejak Karier Sang Musisi Pop dan Perjuangannya Melawan Kanker
Ungkapan Kehilangan Selebriti atas Kepergian Vidi Aldiano yang Meninggal di Usia 35 Tahun