PejuangKantoran.com - Jam sudah menunjukkan pukul 14.30, dan kamu baru sadar bahwa kamu belum makan sejak ngopi jam 08.00 lewat saat tiba di kantor tadi pagi.
Perut rasanya keroncongan, energi juga sudah menurun, tapi kamu cuma bisa menatap report kamu yang belum selesai dikerjakan. Situasi ini seperti nggak asing buat sebagian dari kita, yang mencerminkan rutinitas kerja di kalangan para karyawan.
Faktanya, lebih dari setengah karyawan di Amerika (55%) sering melewatkan makan siang karena memilih menyelesaikan pekerjaan. Menurut survei Talker Research untuk National Sandwich Month itu, rata-rata karyawan benar-benar lupa makan siang dua hari dalam seminggu.
Baca Juga: Waspada, Jangan Sering Mengecek Email saat Sibuk. Itu Momen Paling Rawan Kena Phishing!
Parahnya, untuk istirahat makan siang saja 43% responden harus mengandalkan reminder. Lebih banyak perempuan (63%) yang lebih butuh reminder ini daripada laki-laki (48%).
Tidak sampai 45 menit
Hari-hari ini, break makan siang sepertinya memang sudah tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh para karyawan. Lebih dari satu dari 10 karyawan (13%) hampir selalu makan sambil bekerja. Sepertiga dari karyawan (33%) bahkan secara rutin makan siang di meja kerja.
Mereka yang bekerja secara remote termasuk yang paling sering makan di meja kerja (41%) ketimbang karyawan hybrid (38%) dan karyawan on site (28%). Meski begitu, 94% karyawan hybrid benar-benar istirahat makan siang, ketimbang 85% pekerja remote dan 87% karyawan on site.
Kalaupun makan siang, kualitas makanannya juga memprihatinkan. Sebanyak 63% karyawan makan makanan lengkap untuk makan siang hampir setiap hari, sedangkan 37% karyawan malah nggak mengonsumsi makanan yang layak. Mereka cuma ngemil sepanjang hari.
Jam makan siang sekarang rata-rata hanya berlangsung 35 menit. Bahkan selama istirahat singkat ini, banyak yang harus makan sambil bekerja. Mereka yang berhenti bekerja untuk makan, 43% masih terus melakukan banyak tugas sekaligus.
Baca Juga: Banyak Karyawan Hebat dan Setia yang Gagal Naik Jabatan. Yuk, Buat Dirimu Lebih Visible!
Selama istirahat makan siang, yang paling sering dilakukan adalah scrolling media sosial (70%), Whatsapp-an (64%), dan teleponan (55%). Kalau di Indonesia, karyawan makan siang di meja kerja sambil main game atau nonton video streaming. Bener, nggak?
Menu makan siang di kantor
Sebagian besar karyawan (62%) membawa bekal makan siang dari rumah, sepertiganya (33%) membeli makanan, dan 5%-nya mendapatkan fasilitas makan siang dari perusahaan.
Mereka yang makan siangnya disediakan oleh perusahaan umumnya menikmati makanan yang lebih sehat (75%) daripada yang membawa makan siang buatan sendiri (72%) atau membeli (62%).
Artikel Terkait
Tzu Chi Hospital Buka Lowongan Kerja 2026, Kesempatan Karier di Bidang Medis dan Nonmedis
Bukan Sekadar Drama Kantor: Hubungan Toksik dengan Atasan Bisa Berdampak pada Kesehatan dan Umur
Apa yang Terjadi Jika Kamu Makan Telur Setiap Hari?
Pemeran Lara Croft, Sophie Turner, Cedera saat Syuting Serial 'Tomb Raider' di Inggris
Harga BBM Naik? Tak Perlu Khawatir, Perbaiki Cara Mengemudimu dengan Eco-Driving Agar Hemat BBM!
UNIFIL Pasukan Penjaga Perdamaian PBB yang Kekuatan Militernya Sangat Terbatas
Lari di Pagi, Sore, atau Malam Hari, Manakah yang Lebih Baik Bagi Kamu?