Begini Cara Menentukan Program Latihan untuk Mendapat Personal Best di Race Lari Berikutnya

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:26 WIB
Ilustrasi: Untuk pencapaian waktu yang serius (bukan sekadar finish) kamu butuh latihan minimal empat kali seminggu. (Freepik)
Ilustrasi: Untuk pencapaian waktu yang serius (bukan sekadar finish) kamu butuh latihan minimal empat kali seminggu. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Olahraga lari yang berkembang pesat hampir di semua kota besar di Indonesia menciptakan tren yang positif. Berbagai lomba lari baik yang serius atau sekadar fun run menjamur di berbagai kota.

Sebagai penggemar lari, kamu tinggal pilih mau ikut event lari yang mana. Untuk event serius, dan ingin mencari waktu terbaik misalnya, ada BFI Run yang baru saja berlangsung di ICE BSD City pada 24 Mei 2026 lalu.

Event ini melombakan tiga kategori, yaitu 5 km, 10 km, dan 21 km, dengan total peserta yang menurut panitia mencapai 10.000 orang dan total hadiah mencapai Rp1,2 milyar.

Baca Juga: Kamu Alami Plateau atau Performa Lari Stagnan Meskipun Sudah Rutin Latihan? Begini Penjelasannya!

Untuk jenis perlombaan “serius” seperti BFI Run, pendaftaran biasannya dibuka sekitar enam bulan sebelum waktu pertandingan. Tujuannya jelas, supaya peserta yang terdaftar punya kesempatan berlatih dengan intens untuk mendapatkan hasil terbaik (personal best alias PB).

Buat Gen Z seperti kita tentunya ingin mendapatkan PB untuk race selanjutnya, bukan? Untuk memudahkan kamu menentukan prioritas, berikut cara mengatur waktu dan program latihan buat race selanjutnya.

Durasi dan waktu latihan

Untuk pencapaian waktu yang serius (bukan sekadar finish) kamu butuh latihan minimal empat kali seminggu. Pastikan waktu latihan dengan jadwal harian kamu.

Latihan pagi (antara 04.30 – 05.30), bisa dilakukan sebelum mulai beraktivitas. Energi saat pagi sedang berada pada posisi puncak karena baru bangun tidur. Untuk pagi haru durasi latihan berkisar antara 30-40 menit.

Latihan pagi juga bisa membangun konsistensi diri dan disiplin. Selain itu latihan dalam keadaan perut kosong akan memaksa tubuh menggunakan simpanan lemak sebagai sumber energi.

Baca Juga: Kena Side Stitch atau Suduken Saat Lari? Tenang, Tidak Berbahaya Kecuali Jika Ada Sejumlah Hal Berikut Ini!

Malam hari (antara 18.30 – 20.00). Kalau kamu sulit bangun pagi, latihan malam setelah pulang kantor bisa menjadi alternatif. Latihan malam bisa meredakan stres dari rutinitas pekerjaan.

Kalau dilakukan bersama komunitas atau rekan kantor, bisa sekaligus jadi ajang bersosialisasi. Durasinya pun cukup 30 menit, karena latihan malam lebih dari 40 menit akan berdampak pada kualitas tidur kita.

Program latihan

Untuk mencapai personal best, tentu kita harus punya program latihan yang jelas. Misalkan kita mau latihan lima kali dalam seminggu, maka kita sudah harus punya programnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X