Karena tiroid memengaruhi begitu banyak area tubuh, hipotiroidisme yang tidak diobati dapat menyebabkan kerusakan yang meluas.
Untuk itulah, Pengurus Pusat Indonesian Thyroid Association bersama PT Merck Tbk dan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia meluncurkan program Raise Tiroid tepat pada Hari Tiroid Sedunia 2023 yang jatuh setiap tanggal 25 Mei, sekaligus sebagai awal Pekan Kesadaran Tiroid Internasional.
Baca Juga: Terlalu Lama di Depan Laptop, Hati-Hati Kena Computer Vision Syndrome atau Digital Eye Strain
Program kolaborasi yang digelar di Sheraton Gandaria City, Jakarta, Kamis (25/5/2023), ini bertujuan meningkatkan kapabilitas dokter dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya melakukan skrining dan diagnosis gangguan tiroid.
Harapannya, pengobatan hipertiroid dan hipotiroid bisa dilakukan sejak dini dan semakin banyak yang tertangani.
"Peningkatan kapabilitas tenaga kesehatan melakukan skrining akan dilakukan dengan serangkaian training dan webinar kepada para dokter, sehingga mereka dapat melakukan diagnosis gangguan tiroid sedini mungkin,” terang dr. Agustina, mewakili IDI.
Diagnosis dini gangguan tiroid, menurutnya, penting untuk mencegah komplikasi masalah kesehatan serius. Lebih dari itu, memastikan layanan kesehatan berkualitas terkait penanganan gangguan tiroid dapat dinikmati masyarakat luas. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Lowongan Kerja Account Executive Google Indonesia, Cek di Sini Syarat-syaratnya
Buka Besar-besaran, Ini 28 Lowongan Kerja Google Indonesia yang Bisa Kamu Daftar
Memahami Seleksi Bakat Skolastik dan Seleksi Substansi dalam Proses Seleksi Beasiswa LPDP
Di Cannes, Raline Shah Pakai Gaun Biru Buatan Desainer Indonesia
3 Tipe Pelamar yang Lebih Mungkin Diterima Bekerja Melakukan Ini Saat Interview
Kursus Bahasa Inggris Online buat yang Waktunya Terbatas, Gratis dan Dapat Sertifikat Pula!