Penyakit Tiroid Sering Tak Tertangani, PB IDI Luncurkan Program Raise Tiroid di Hari Tiroid Sedunia

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 26 Mei 2023 | 15:09 WIB
Ilustrasi: Tanda-tanda awal dari gangguan tiroid antara lain merasa lelah atau kurang energi. (Freepik/ DC Studio)
Ilustrasi: Tanda-tanda awal dari gangguan tiroid antara lain merasa lelah atau kurang energi. (Freepik/ DC Studio)

Karena tiroid memengaruhi begitu banyak area tubuh, hipotiroidisme yang tidak diobati dapat menyebabkan kerusakan yang meluas.

Untuk itulah, Pengurus Pusat Indonesian Thyroid Association bersama PT Merck Tbk dan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia meluncurkan program Raise Tiroid tepat pada Hari Tiroid Sedunia 2023 yang jatuh setiap tanggal 25 Mei, sekaligus sebagai awal Pekan Kesadaran Tiroid Internasional.

Baca Juga: Terlalu Lama di Depan Laptop, Hati-Hati Kena Computer Vision Syndrome atau Digital Eye Strain

Program kolaborasi yang digelar di Sheraton Gandaria City, Jakarta, Kamis (25/5/2023), ini bertujuan meningkatkan kapabilitas dokter dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya melakukan skrining dan diagnosis gangguan tiroid.

Harapannya, pengobatan hipertiroid dan hipotiroid bisa dilakukan sejak dini dan semakin banyak yang tertangani.

"Peningkatan kapabilitas tenaga kesehatan melakukan skrining akan dilakukan dengan serangkaian training dan webinar kepada para dokter, sehingga mereka dapat melakukan diagnosis gangguan tiroid sedini mungkin,” terang dr. Agustina, mewakili IDI.

Diagnosis dini gangguan tiroid, menurutnya, penting untuk mencegah komplikasi masalah kesehatan serius. Lebih dari itu, memastikan layanan kesehatan berkualitas terkait penanganan gangguan tiroid dapat dinikmati masyarakat luas. (Syanne Susita)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Everyday Health

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X