Pejuangkantoran.com – Karbohidrat banyak dihindari oleh mereka yang memang sedang menjalani program mengurangi berat badan atau alasan kesehatan tertentu. Namun nutrisi ini teryata malah menjadi asupan vital bagi runners/pelari.
Seperti yang disampaikan oleh jurnal di Nutrition Today yang dikutip oleh runnersworld.com, karbohidrat adalah sumber energi yang sangat diperlukan untuk performa intensitas tinggi.
Menurut para peneiliti di jurnal tersebut, pelari perlu karbohidrat berkualitas tinggi membantu pergorma pelari sebaik mungkin. Menurut para ahli ini, tidak semua karbohidrat “cocok” untuk asupan energi untuk beraktvitas lari.
Menurut pelatih lari bersertifikat Megan Robinson, RD kepada runnersworld.com, karbohidrat terbaik untuk pelari adalah biji-bijian utuh, buah-buahan, dan sayuran.
Namun, tak hanya jenisnya, kapan harus makan karbohidrat juga penting untuk dipahami. Menurut Megan, selama latihan yang ia terapkan, tetap mengonsumsi karbohidrat sederhana atau karbohidrat olahan.
“Karena karbohidrat tersebut adalah karbohidrat yang bekerja cepat dan masuk ke aliran darah kami dengan cepat dan lebih mudah dicerna saat kami berolahraga," papar Megan.
Berarti kuncinya adalah keseimbangan antara apa karbo yang kamu makan, seberapa banyak, dan kapan memakannya.
Baca Juga: Jangan Jauhi Karbohidrat Hanya Karena Takut Obesitas Sebab Nutrisi Ini Banyak Fungsinya Bagi Tubuh
Mengapa karbohidrat penting bagi pelari?
Karbohidrat itu sangat penting bagi pelari. Karbohidrat itu sumber energi utama bagi tubuh kita. terutama untuk otot tubuh beraktivitas.
Benar bahwa tubuh kita juga membutuhkan lemak dan protein untuk energi. Namun kedua zat gizi makro ini membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna daripada karbohidrat.
Saat berlari kamu butuh sumber energi langsung untuk menngisi bahan bakar. Oleh karena itu, karbohidrat lebih bisa memenuhi kebutuhan ini daripada lemak dan protein.
Lemak akan lebih bermanfaat pada saat kamu melakukan sesi lari pemulihan. Sementara karbohidrat lebih sesuai digunakan selama latihan yang lebih intensif.
Pada latihan yang intensif, misal latihan kecepatan, sesi interval, lari tempo, atau bahkan lari jarak jauh, tubuh kamu akan membutuhkan lebih banyak energi yang lebih cepat.