Pejuangkantoran.com – Dalam lari maratahon, salah satu yang sangat umum dibawa oleh pelari adalah energy gel. Energy gel adalah suplemen energi berbentuk cairan kental (gel) yang diformulasikan khusus untuk olah raga daya tahan (endurance) seperti lari marathon, bersepeda, atau triathlon.
Energy gel memang “bahan bakar” instan bagi pelaku olah raga endurance. Oleh karena itu, energy gel ini mempunyai beberapa karakteristik yang bisa memenuhi fungsi tersebut, yaitu:
- Mengandung karbohidrat sederhana (misalnya glukosa, fruktosa, maltodekstrin) yang membuatnya lebih cepat diserap tubuh.
- Satu saset biasanya berisi 20–30 gram karbohidrat, cukup untuk suplai energi selama kurang lebih 30–45 menit beraktivitas.
- Kadang dilengkapi elektrolit (natrium, kalium, magnesium) untuk mencegah dehidrasi dan kram.
- Ada varian dengan kafein untuk memberi dorongan fokus dan mengurangi rasa lelah.
- Teksturnya kental/cair, mudah dikonsumsi tanpa perlu dikunyah, hanya perlu dibantu dengan air putih.
Karena bentuknya yang tidak padat, membuat energi yang dikandungnya lebih mudah diserap oleh tubuh sebagai pengisi cadangan glikogen tubuh yang akan dipakai saat marathon.
Baca Juga: 5 Tips Latihan Aman Jelang Marathon, Biar Lari Sampai Finish Tanpa Cedera
Oleh karena itu, energy gel mampu mencegah hitting the wall atau tenaga tiba-tiba nge-drop saat marathon.
Selain itu, energy gel yang mudah dibawa dan dikonsumsi ini juga akan menjaga kadar gula darah stabil sehingga otak tetap fokus dan otot bisa terus bekerja sepanjang marathon.
Fakta-Fakta Pentingnya Energy Gel
Mengapa energy gel penting bagi pelaku olah raga endurance, termasuk dalam hal ini lari marathon? Berikut fakta-fakta yang menguatkan posisi energy gel dalam olah raga endurance:
- Cadangan Glikogen Terbatas
- Tubuh hanya bisa menyimpan sekitar 400–600 gram glikogen (cadangan energi dari karbohidrat) di otot dan hati.
- Cadangan ini hanya cukup untuk 2 – 2,5 jam lari intensitas sedang–tinggi.
- Setelah itu, tubuh akan “kehabisan bensin”, sehingga muncul hitting the wall (lemas, pusing, sulit bergerak).
- Menyediakan Energi Cepat Serap
- Energy gel mengandung karbohidrat sederhana (glukosa, fruktosa, maltodekstrin) yang cepat masuk ke aliran darah.
- Memberi pasokan energi instan untuk otot saat cadangan glikogen mulai menipis.
- Menjaga Performa dan Fokus Mental
- Saat kadar gula darah turun, otak juga terdampak sehingga menyebabkan sulit konsentrasi dan koordinasi terganggu.
- Energy gel bisa membantu menjaga kestabilan kadar gula, sehingga mental tetap “tajam” sampai finish.
- Mengurangi Risiko Cedera & Kram
- Beberapa energy gel juga mengandung elektrolit (natrium, kalium, magnesium) yang membantu mencegah dehidrasi dan kram otot.
- Energi yang stabil juga mencegah tubuh terlalu cepat kelelahan yang bisa memicu cedera.
- Praktis Dibawa dan Digunakan
- Ringan, kecil, mudah dibuka, dan bisa langsung ditelan tanpa perlu persiapan khusus.
- Jauh lebih efisien daripada harus makan makanan padat saat berlari.
Baca Juga: Lari Marathon Adalah Induk Segala Lari Jarak Jauh. Ada Fakta Menarik Terkait Dengan Perempuan
Intinya, energy gel penting karena mampu mengisi ulang energi secara cepat yang tidak bisa lagi dipenuhi dari cadangan tubuh sendiri saat jarak marathon. Tanpa strategi nutrisi (gel/minuman isotonik), risiko tenaga drop, hitting the wall, atau DNF (did not finish) akan lebih besar. ***