bugar

6 Faktor yang Menyebabkan Orang Gemuk Namun Kolesterolnya Rendah

Jumat, 30 Januari 2026 | 14:30 WIB
Banyak faktor yang menyebabkan orang gemuk namun kolesterolya rendah, pun sebaliknya. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

3. Pola Makan

Pola makan itu tidak sama dengan jumlah yang dimakan. Yang berpengaruh bukan banyaknya makan, tetapi jenis lemak dan pola konsumsinya:

Pola makan Dampak kolesterol
Lemak trans, gorengan berulang, makanan ultra-proses LDL naik tajam
Lemak jenuh berlebih (jeroan, santan pekat, daging olahan) LDL naik
Lemak tak jenuh (ikan, alpukat, kacang) LDL turun / HDL naik 

4. Aktivitas Fisik dan Komposisi Tubuh

  • Olahraga rutin meningkatkan HDL (kolesterol “baik”) dan membantu menurunkan LDL.
  • Gemuk aktif namun banyak bergerak, bisa punya profil kolesterol yang lebih baik.
  • Kurus tapi sedentary (mager, banyak duduk) menyebabkan metabolisme lemak buruk.

Oleh karena itu muncul istilah skinny fat, kurus tapi lemak visceral tinggi dan metabolisme buruk.

Baca Juga: Mengapa Minum Kopi dari Mesin Kopi di Kantor Diam-diam Bisa Meningkatkan Kolesterol?

5. Lemak Visceral vs Lemak Subkutan

Tidak semua lemak sama:

  • Lemak subkutan (di bawah kulit): relatif kurang berbahaya.
  • Lemak visceral (di perut, sekitar organ): sangat berpengaruh pada kolesterol dan risiko jantung

Orang kurus bisa punya lemak visceral tinggi, sedangkan orang gemuk bisa dominan lemak subkutan.

6. Faktor Usia, Hormon, dan Kondisi Medis

Kolesterol juga dipengaruhi oleh:

  • Usia (cenderung naik setelah 40–50 tahun).
  • Hormon (menopause, testosteron rendah).
  • Kondisi medis: hipotiroid, diabetes, gangguan hati.
  • Obat tertentu (steroid, hormon, dan lain-lain).

***

Halaman:

Tags

Terkini