Gorick bilang, “Hubungan tidak dibangun dari percakapan tunggal, tetapi dari banyak interaksi selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan.”
Jika kamu terhubung dengan mereka di LinkedIn, cobalah memberi selamat atas pencapaian seperti promosi atau saat pindah pekerjaan yang lebih baik.
“Jangan malu untuk like dan berkomentar. Ini adalah cara yang mudah, tetapi sering diabaikan untuk menunjukkan bahwa kamu ingin tetap menjalin hubungan,” ujarnya.
Baca Juga: 5 Kebiasaan yang Perlu Dilakukan Pengusaha agar Punya Bisnis Hebat dan Kehidupan Seimbang
Sayangi diri sendiri dan terimalah apa yang kamu pelajari
Pada akhirnya, hal terbaik yang bisa diambil adalah tidak menganggap kurangnya tawaran pekerjaan sebagai penolakan pribadi.
Ada pelajaran tak terlihat dari proses magang yang diajarkan oleh proyek atau manajer perekrutan kepadamu.
“Magang bukanlah indikasi kesuksesan di masa depan. Ambil apa pun yang kamu bisa dari pengalaman ini dan pikirkan bagaimana kamu dapat memanfaatkannya dalam langkah selanjutnya,” kata Angela.
Menurutnya, tidak ada masa magang yang menyia-nyiakan waktu. Semuanya merupakan pengalaman pembelajaran untuk perkembangan karirmu di masa depan. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Mau Killing Time Usai Jam Kerja? Main VR Hologate atau Bowling Lintasan Pendek Bakal Seru Nih!
Sebelum Mengudara sebagai Radio Pertama di Indonesia, RRI Dulunya Radio Jepang Hoso Kyoku
Bank Indonesia Buka Penerimaan Pegawai Pangkat Asisten Manajer, Ini Cara Daftarnya!
Kerja 25 Tahun di Alexander McQueen, Desainer Kreatif Sarah Burton Resmi Resign
Niat Berjemur, Turis Lokal Malah Diusir dari Pantai yang Menghadap Sebuah Hotel di Bali
Tes DNA Tak Hanya untuk Ketahui Garis Keturunan, tapi Juga untuk Kebutuhan Medis