PejuangKantoran.com - Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pintar bisa berarti tiga hal, yaitu pandai, cakap; cerdik, banyak akal; mahir (melakukan atau mengerjakan sesuatu).
Jadi, terlihat pintar bukan hanya berarti memiliki prestasi atau pernah memenangkan penghargaan. Tetapi bagaimana cara mengetahui apakah seseorang—atau dirimu sendiri—termasuk orang pintar?
Menurut Ruth Schimel, PhD, seorang konsultan manajemen karir dan kehidupan, ada tiga karakteristik orang yang terlihat pintar di mata orang lain:
Baca Juga: Tiket Konser Ed Sheeran di Jakarta Sudah Mulai Dijual, Satu Kategori Sudah Sold Out!
• People sense, atau pemahaman tentang orang lain.
• Akal sehat atau penilaian yang baik terhadap hal-hal praktis.
• Pembelajaran atau pengetahuan akademis, studi dan praktik.
Dengan mengetahui tiga karakteristik tersebut, kamu jadi tahu bahwa terlihat pintar buat orang lain ternyata bisa dipelajari jika kamu mau belajar.
Bagi kamu yang ingin terlihat pintar di mata orang lain, berikut cara mengembangkan masing-masing dari tiga karakteristik tersebut.
1. Pahami orang lain
Orang-orang pintar belajar bahwa memahami orang lain bergantung pada pemahaman diri sendiri terlebih dahulu. Hal ini mencakup emosi, asumsi, kebutuhan, dan preferensi dirimu.
Perhatikan apa yang dikatakan oleh tindakanmu tentang dirimu sendiri. Misalnya, mengapa dan bagaimana kamu melakukan sesuatu.
Keingintahuan tentang diri sendiri berkontribusi pada kesadaran dan komitmen untuk bertindak demi kepentingan dirimu. Hal ini akan menghasilkan pemahaman dan pandangan ke depan yang akan membantumu menghindari kesalahan.
Baca Juga: Srimulat: Hidup Memang Komedi, Angkat Perjuangan Gepeng dan Kawan-Kawan Meraih Popularitas
Pemahaman dan pandangan jauh ke depan ini juga bisa mempersiapkanmu untuk memahami dan menghargai orang lain, entah itu kekhawatiran, ketakutan, kecemasan, serta minat dan keinginan mereka.
Belajar dan mau berbagi pendapat akan menghindarkan dirimu terjebak dalam siklus yang mementingkan diri sendiri.
Memberi dan menerima, khususnya saat berbicara dengan orang lain, merupakan fondasi untuk mengembangkan rasa saling pengertian dan empati.
Artikel Terkait
Jangan Salah Pilih Teman, Ini 3 Tipe Teman yang Bisa Mempengaruhi Kesuksesan Dirimu
Trik Berbasa-basi dengan Orang yang Baru Dikenal tanpa Canggung dengan Metode FORD
Cancel Culture di Dunia Kerja, Bagaimana Jika Kamu yang Jadi Korban Boikot Massal?
3 Kata Kunci untuk Menyampaikan Kelebihanmu tanpa Terkesan Menyombongkan Diri
Proaktif Tidak Selalu Bawaan Lahir, Kamu Bisa Menemukan Cara untuk Menumbuhkan Sikap Proaktif
Keseringan Ditolak Kerja Bisa Bikin Depresi, Ini Gejala dan Cara Mengatasinya!