PejuangKantoran.com - Mencari pekerjaan di zaman sekarang sangat sulit, baik buat fresh graduate maupun yang sudah berpengalaman.
Sekalipun kamu sudah bukan fresh graduate, ketika kamu belum mendapatkan pekerjaan setelah beberapa waktu menganggur, wajar jika kamu mulai merasa cemas, takut, dan depresi.
Tanpa disadari, baik fresh graduate atau pengalaman penolakan pekerjaan terus-menerus dan sering di-gaslighting oleh perusahaan bisa berakibat buruk pada kesehatan mental dan kesejahteraan emosionalmu.
Berhari-hari menjelajahi pengumuman lowongan pekerjaan, mengirimkan resume, dan tidak mendapat tanggapan dapat membuatmu merasa lelah dan putus asa.
Baca Juga: Angga Dwimas Sasongko Rancang 13 Bom di Jakarta Jadi Film Action Indonesia Terbesar Tahun Ini
Gejala depresi pencarian kerja
Ada tanda-tanda yang harus diwaspadai selama masa pencarian kerja yang bisa menjadi gejala depresi. Beberapa di antaranya adalah kurangnya motivasi untuk melamar pekerjaan baru.
Selain itu kekurangan motivasi lainnya adalah menghadiri wawancara kerja dengan berpikir bahwa hal tersebut hanya membuang-buang waktu, dan merasa kalah serta tidak berharga karena yang diterima hanyalah penolakan atau bahkan tidak ada kabar sama sekali.
Jika kamu terus-menerus mengkhawatirkan masa depan, merasa lelah, menarik diri dari pergaulan, mudah tersinggung, kehilangan minat pada segala hal, dan memikirkan pikiran negatif, mungkin inilah saatnya untuk berbicara dengan seseorang.
Terlalu sering ditolak kerja bisa membawa dampak buruk
Baca Juga: Lowongan Kerja School University Counselor di Sekolah Internasional Bina Bangsa School
Sayangnya, depresi dalam pencarian kerja adalah lingkaran setan. Ini karena pewawancara ingin merekrut orang yang optimis, positif, dan antusias. Sementara kamu tidak bisa memberikannya.
Sudah menjadi rahasia umum kalau rekruter mencari seseorang yang disukai dan tampil sebagai pemenang. Masalahnya, terus-menerus menghadapi penolakan membuatmu sulit untuk tampil percaya diri.
Dapat dimengerti bahwa setelah dihantui berkali-kali, sulit untuk mendapatkan kekuatan untuk terus maju. Namun, manajer perekrutan akan menangkap getaran negatif dan rasa percaya dirimu yang terkuras dan karena ada begitu banyak pelamar lain, mereka akan beralih ke orang berikutnya.
Artikel Terkait
Contoh Jawaban Ketika Ditanya Soal Ekspektasi Gaji Saat Interview Kerja
Ini Tanda-tanda Kamu Overconfidence Saat Interview Kerja, Hasilnya Ternyata Tidak Menguntungkan!
Viral Video Interview Kerja Pakai Topeng, Ternyata Ini Alasannya!
5 Tips Ini Bakal Buat Kamu Punya Kesan Baik ke HRD saat Interview Kerja
Pewawancara Terlambat Menelepon atau Video Call untuk Interview Kerja? Lakukan 5 Langkah Ini
Pelamar Tak Datang ke Jadwal Interview yang Sudah Dijanjikan? Ini Cara Menghadapinya
Pssst… Ini Bocoran Pertanyaan Saat Interview Kerja di Pertamina, BCA, dan Unilever!
3 Tipe Pelamar yang Lebih Mungkin Diterima Bekerja Melakukan Ini Saat Interview
4 Lowongan Kerja di PT Kereta Cepat Indonesia China, Bisa Walk In Interview!
Apa itu CV ATS dan Benarkah Bisa Membuatmu Lebih Mungkin Dipanggil Interview Kerja?