Talent Acquisition menerapkan strategi sesuai dengan tujuan dan mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang perusahaan.
Misalnya, jika ingin menarik karyawan dengan ide dan perspektif baru, Talent Acquisition membuat program magang bagi lulusan baru dan karyawan tingkat pemula.
Baca Juga: Ajak Anabul Untuk Menginap di Hotel Pet Friendly yang Seru
Calon karyawan yang direkrut memainkan peran penting dalam masa depan perusahaan. Jadi, Talent Acquisition bisa melakukan pencarian dengan berpartisipasi dalam acara networking, dan berinteraksi dengan kandidat pasif secara online.
Cara membangun tim Talent Acquisition
Tim Talent Acquisition harus disusun berdasarkan ukuran dan kebutuhan perusahaan.
Anggota tim juga harus terbiasa dengan praktik perekrutan dan memiliki keterampilan jaringan yang sangat baik untuk membangun hubungan dengan kandidat potensial, baik secara online dan offline.
Anggota tim mencakup:
• Manajer Talent Acquisition / Manajer Perekrutan
• Spesialis Talent Acquisition / Perekrutan (senior dan junior)
• Pencari Tenaga Kerja (Sourcers)
• Koordinator Perekrutan
Apa perbedaan antara Talent Acquisition dan perekrutan?
Talent Acquisition dan rekrutmen sama-sama bertujuan untuk menemukan dan merekrut karyawan yang berkualitas.
Baca Juga: Jadi Teroris di 13 Bom di Jakarta, Rio Dewanto Ngaku Sempat Sulit Keluar dari Karakternya
Bedanya, pekerjaan perekrut dimulai dengan adanya lowongan, dan melibatkan pencarian, penyaringan, dan wawancara kandidat yang terampil.
Namun, tim Talent Acquisition mengambil pendekatan yang lebih proaktif. Mereka meningkatkan merek dan jaringan perusahaan untuk merekrut kandidat potensial.
Selain itu, tim juga membangun jalur untuk mengurangi waktu perekrutan dan meningkatkan kualitas perekrutan untuk posisi terbuka. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Survei LinkedIn: Makin Banyak Perusahaan yang Tidak Mengharuskan Pelamar Punya Gelar Sarjana
Brain Teaser Question yang Kerap Ditanyakan Google dan Apple pada Pelamar Saat Wawancara Kerja
Berapa Lama Harus Nunggu Kepastian dari HRD, Biar Pelamar Nggak Kecewa Karena di-PHP-in?
5 Pola Pertanyaan HRD yang Biasa Diajukan kepada Pelamar saat Wawancara Kerja
Ini Cara Jawab Pertanyaan HRD saat Wawancara Kerja, "Apa Kelemahan Kamu?"
Apakah Boleh Pelamar Keberatan Langsung Ditelepon oleh HRD? Wajarkah Jika HRD Balik Marah?
Cara HRD Menghubungi Pelamar Sebaiknya Melalui Email, Chat, atau Telepon?