PejuangKantoran.com - Pertanyaan mengenai pilihan busana untuk wawancara kerja memang memusingkan. Bahkan, ini bisa lebih sulit ditemukan jawabannya dibandingkan dengan wawancara kerja itu sendiri.
Sebenarnya, saat ini sudah banyak kantor yang membolehkan karyawannya memakai pakaian yang lebih kasual. Namun, usahakan agar busana untuk wawancara kerja tetap formal agar penampilan terlihat sempurna.
Cara terbaik untuk mengetahui seperti apa busana untuk wawancara kerja adalah dengan bertanya langsung pada sumbernya, yaitu orang yang mengundangmu untuk melakukan wawancara kerja tersebut.
Menurut Farah Sharghi, seorang perekrut di perusahaan-perusahaan seperti Google, Lyft, dan TikTok, setiap perusahaan memiliki budaya masing-masing dalam hal berbusana.
Ketika Farah bekerja untuk Lyft, misalnya, ia memberitahu para kandidat agar tidak memakai sepatu hak tinggi atau sepatu berujung terbuka.
Ini karena mereka akan masuk ke ruangan yang sebagian kantor dan sebagian gudang dengan lantai beton. Jadi, mengenakan sepatu seperti itu bisa menjadi masalah keamanan.
Jika ragu, pilih pakaian formal
Kecuali kamu diberitahu untuk memakai pakaian yang kasual, sebaiknya pilih pakaian formal saat interview kerja. Ini juga karena ada pertimbangan sosial yang berperan.
"Kesan pertama sangat penting bagi keberhasilan pencarian kerja, dan pakaian yang kamu kenakan bisa menjadi salah satu faktornya,” kata Teresa Freeman, seorang eksekutif SDM selama 25 tahun dan penulis "Soft Skills I Learned the Hard Way."
Ia mengatakan bahwa aturan umum yang bisa dijadikan patokan adalah berbusana formal seperti orang lain—atau bahkan lebih tinggi—saat menghadiri wawancara kerja.
Baca Juga: 4 Tipe Karyawan Bermasalah yang Bakal Susah Diarahkan di Kantor karena Mengganggu
Jika kamu melamar ke perusahaan yang cukup konservatif, kamu lebih baik mengenakan kemeja berkancing, celana panjang, dan sepatu yang bagus sebagai pilihan yang paling aman.
Untuk lingkungan yang lebih kasual, seperti perusahaan startup, Teresa mengatakan bahwa kemeja berkerah dan celana khaki bisa menjadi pilihan yang baik. Jika merasa itu terlalu santai, jangan ragu untuk berdandan sedikit lebih rapi.
Dengarkan saran dari “orang dalam”
Artikel Terkait
Banyak Orang Indonesia Pindah Kewarganegaraan Singapura, Apa Syarat Menjadi Warga Negara Singapura?
Pegipegi Tutup Setelah 12 Tahun Beroperasi, Bagaimana Nasib Tiket yang Terlanjur Dibeli Pelanggan?
Umat Islam Kecewa Ka’bah Ditutup, Ini Momen Bersejarah Lain saat Kiblat Umat Islam Tak Bisa Diakses
Ini Uang Logam Rp500 dan Rp1.000 yang Ditarik Bank Indonesia, Kamu Masih Punya Nggak?
Kaum Milenial dan Gen Z Mulai Penasaran dengan Berita Politik, Apa Saja Dampak untuk Politik Indonesia?
Erick Thohir Bicara Soal Mafia Bola: "PSSI Transparan Dan Siap Diperiksa Jika Diperlukan"
Gubernur Jepang Kengo Oishi Diminta Mundur Usai Bolos Kerja demi Menonton Cristiano Ronaldo Bertanding