Kapan harus beristirahat
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal “Academy of Management”, atasan yang tidak memiliki tidur berkualitas di malam hari, cenderung tidak membuat keputusan yang baik pada hari berikutnya.
Mereka cenderung tidak mendorong keterlibatan dan kolaborasi dengan para pekerjanya. Alasannya karena mereka cenderung tidak sabar dan toleran, sehingga lebih mungkin membuat keputusan instan.
Baca Juga: Sebelum Perawatan di Salon, Cek Dulu Tren Warna Rambut 2024 yang Bakal Happening
Jika ingin menjadi pemimpin hebat, kamu perlu tahu kapan harus beristirahat dan tidur cukup. Selain itu juga menerima bahwa kamu bisa mengalami penurunan energi fisik dan mental yang berdampak pada kepemimpinanmu.
Karena kelelahan secara alami akan mengurangi toleransi terhadap frustrasi, jangan lakukan pembicaraan yang penting atau konfrontatif dengan karyawan. Jika bisa, tunda untuk hari berikutnya.
Jangan pula menjawab email yang membutuhkan pemikiran atau penilaian yang mendalam di malam hari. Simpan untuk keesokan paginya saat kamu sudah merasa segar. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Lowongan Communication Officer International Finance Corporation dari World Bank Group
40% Gen Z dan Milenial Rela Resign dari Pekerjaan dan Pindah ke Perusahaan Lain yang Mendukung Cuti Haid
3 Tren Membuat CV di 2024, Bisa Kamu Coba Agar Cepat Dapat Kerja!
Perlukah Merapikan Tempat Tidur Sebelum Check Out? Simak Dulu Etiket Menginap di Hotel sebelum Berlibur!
Kabupaten Bantul Tawarkan 3 Destinasi Pariwisata, Cocok untuk Liburan Keluarga
7 Kesalahan saat Wawancara Kerja via Zoom yang Masih Sering Dilakukan dan Harus Kamu Hindari!
Masih Kerja Jelang Akhir Tahun? Tenang, Ini 7 Cara Bertahan dan Tetap Semangat Kerja di Kantor