Cara Menjawab Pertanyaan Saat Wawancara Kerja: Apakah Kamu Siap Ditempatkan Di Mana Saja?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 27 Januari 2024 | 18:45 WIB
Ilustrasi: Begini cara menjawab pertanyaan saat wawancara kerja,  (Freepik/Drazen Zigic)
Ilustrasi: Begini cara menjawab pertanyaan saat wawancara kerja, (Freepik/Drazen Zigic)

“Ya, Pak, saya siap untuk ditempatkan di luar kota. Apakah ada potensi promosi ke cabang atau kota lain? Selain itu, apakah bisa diberikan rincian mengenai tunjangan yang akan saya terima jika menerima tawaran tersebut?”

Contoh 4 (buka kemungkinan untuk diskusi lebih lanjut)

“Saat ini saya mempunyai kepentingan pribadi dan profesional yang membuat saya belum siap untuk dipindahkan ke kota lain. Namun, saya tetap berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik di posisi ini. Saya terbuka untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai hal ini.”

Baca Juga: Cek di Sini, Ada 9 Tanda-tanda Orang Cerdas, Apakah Kamu Salah Satunya?

Contoh 5 (menerima, tetapi dengan batasan waktu)

Pertanyaan “Apakah kamu siap ditempatkan di mana saja?” bisa saja ditanyakan sejak awal seleksi sebagai persyaratan pada lowongan pekerjaan), atau di akhir wawancara kerja.

“Untuk menjawab pertanyaan ini kita harus jujur dan bisa menakar diri. Nggak ada jaminan bahwa kalau kita jawab bersedia, sudah pasti diterima. Atau kalau dijawab tidak, lantas kamu tidak diterima,” ujar Youtuber Handian Ardiaga, yang banyak membahas soal karir.

Agar siap dengan pertanyaan tersebut, Handian menyarankan pencari kerja untuk melakukan riset sebelumnya. Di mana saja kantor cabang perusahaan tersebut, atau di mana saja jalur distribusinya.

Lalu, buat estimasi, bagaimana kalau kamu ditempatkan di kota A atau di kota B. Setelah membuat pertimbangan-pertimbangannya, sampaikan dengan jujur, apakah bersedia atau tidak ketika pertanyaan itu betul-betul dilontarkan.

Jika tidak bersedia, sampaikan alasannya.

Baca Juga: 5 Tips Saat Menghadiri Job Fair Agar Kamu Lebih Punya Peluang untuk Diterima Bekerja

“Kemudian, buat skala waktu proyeksi. Misalnya, kalau seumur hidup harus bertugas di sana bagaimana?” katanya.

Maka, kamu bisa menjawab seperti ini:

• “Saya agak keberatan jika harus ditempatkan di kota lain. Namun, jika Bapak/Ibu mau memberikan peluang saya untuk bekerja selama 1-2 tahun di perusahaan ini, saya berkomitmen untuk bekerja sebaik-baiknya selama periode kontrak ini. Saya siap untuk menyesuaikan diri dengan penempatan di luar kota jika diperlukan.”

• “Untuk satu tahun ini, saya belum bisa ditempatkan di kota lain. Namun apabila masih diperlukan tahun depan, jika memungkinkan saya bersedia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X