Riset: Sementara Gen Z Gonta Ganti Pekerjaan, Generasi Lebih Senior Cenderung Setia pada Satu Pekerjaan

photo author
Josephus Primus, Pejuang Kantoran
- Jumat, 2 Februari 2024 | 12:11 WIB
Ilustrasi: Gen Z mempunyai kekhawatiran yang sangat besar tentang gaji yang besar, kekerasan bersenjata, hingga persiapan menghadapi masa depan. (Freepik)
Ilustrasi: Gen Z mempunyai kekhawatiran yang sangat besar tentang gaji yang besar, kekerasan bersenjata, hingga persiapan menghadapi masa depan. (Freepik)

"Pada usia 25-29 tahun, seseorang masih dalam taraf awal karier sehingga dirinya mencoba-coba pekerjaan paling sesuai untuk masa depan," tutur riset itu.

Lalu, ada 13,9 persen pekerja usia 25-29 tahunan, yang masih gonta ganti karier.

Sementara, pekerja usia 50 tahunan, kebanyakan Gen X, hanya 5,5 persen yang masih gonta ganti karier.

Paling kecil prosentase gonta ganti pekerjaan adalah golongan usia 60 tahun ke atas, mayoritas Generasi Baby Boomers, yang angkanya cuma 3,7 persen.

Fenomena gonta ganti karier sedikitnya sepanjang 2023 mencakup pekerjaan di semua industri.

Akan tetapi, tiga jenis industri ini paling banyak punya pekerja yang demen gonta ganti karier.

Ketiganya adalah industri informasi dan komunikasi, industri administrasi, serta industri bidang layanan servis.

Menariknya, pekerja dari kalangan senior dari segi usia di atas Gen Z justru lebih sering membenahi kinerja mereka melalui berbagai pelatihan ketrampilan kerja.

"Kondisi ekonomi membuat mereka tak ingin kehilangan pekerjaan," pungkas riset itu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Josephus Primus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X