"Pada usia 25-29 tahun, seseorang masih dalam taraf awal karier sehingga dirinya mencoba-coba pekerjaan paling sesuai untuk masa depan," tutur riset itu.
Lalu, ada 13,9 persen pekerja usia 25-29 tahunan, yang masih gonta ganti karier.
Sementara, pekerja usia 50 tahunan, kebanyakan Gen X, hanya 5,5 persen yang masih gonta ganti karier.
Paling kecil prosentase gonta ganti pekerjaan adalah golongan usia 60 tahun ke atas, mayoritas Generasi Baby Boomers, yang angkanya cuma 3,7 persen.
Fenomena gonta ganti karier sedikitnya sepanjang 2023 mencakup pekerjaan di semua industri.
Akan tetapi, tiga jenis industri ini paling banyak punya pekerja yang demen gonta ganti karier.
Ketiganya adalah industri informasi dan komunikasi, industri administrasi, serta industri bidang layanan servis.
Menariknya, pekerja dari kalangan senior dari segi usia di atas Gen Z justru lebih sering membenahi kinerja mereka melalui berbagai pelatihan ketrampilan kerja.
"Kondisi ekonomi membuat mereka tak ingin kehilangan pekerjaan," pungkas riset itu.
Artikel Terkait
Soal Isu Prabowo Sakit, Budisatrio: "Setiap Hari Beliau Masih Rutin Berenang Jam 4 Pagi"
Prabowo Sebut AHY Aset Terbaik Bangsa dan SBY Prajurit Terbaik
Presiden Baru RI Diharapkan Bisa Rangkul Seluruh Masyarakat: Rakyat Menghendaki Kerukunan dan Damai
Khofifah Indar Parawansa Ajak Puluhan Ribu Warga Malang Serukan Kemenangan Prabowo
Seseruan Bareng Denny Cak Nan di Malang, Prabowo Joget Gemoy hingga Terima Hadiah dari Warga
Sebut Prabowo Sahabat Lamanya, SBY: "Putra Terbaik Bangsa Itu Ada Di Sini!"
Keren, Nasib Lionel Messi Berubah gegara Serbet Kertas
Lowongan Kerja Data Scientist di PT Matahari Graha Fantasi (Timezone Indonesia)
1 dari 3 Mobil Ekspor China adalah Mobil Listrik
Komandan Komunikasi TKN Sebut Program Pengurangan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Absolut Jadi Misi Utama