Berdasarkan hasil penelitian, 35 persen responden di Jepang yang memiliki masalah kesehatan terkait menopause menyatakan bahwa mereka “terus bekerja tanpa cuti tidak peduli rasa sakit atau gejalanya”.
“Tidaklah cukup membiarkan nyeri menopause dan menstruasi 'ada begitu saja' sebagai sebuah sistem. Perusahaan perlu meningkatkan lingkungan dan budaya tempat kerja sekaligus memperkenalkannya,” kata Yumi Takahata, manajer keberagaman, kesetaraan, dan inklusi Deloitte.
Artikel Terkait
Merenungkan Kisah Sengsara Yesus Kristus Melalui Jalan Salib
Keuntungan Relokasi Karyawan Bikin Kamu Nggak Ragu Lagi untuk Pindah Lokasi Pekerjaan
4 Negara Rayakan Khusus Hari Perempuan Internasional 8 Maret
PBB di IWD 2024: Masih Minim Dana untuk Upaya-upaya Kesetaraan Gender
Duh, Jawa Barat Jadi Provinsi Pencari Kerja Terbanyak di Indonesia Tahun 2023!
Ternyata, Ini Satu Hal yang Bikin Joko Anwar Sangat Mengidolakan Reza Rahadian
4 Alasan Gen Z atau Generasi Z Pekerja Wajib Memiliki Asuransi Sejak Dini
Mayoritas Wanita Tidak Pernah Meminta Kenaikan Gaji, padahal 43% yang Meminta akan Dikabulkan!
Begini Cara Menyampaikan pada Atasan Ketika Meminta Kenaikan Gaji, yang Penting Jangan Emosi!
Suka Bergaya Rebellious, Bintang Saltburn Barry Keoghan Ditunjuk Jadi Brand Ambassador Burberry