4 Mitos Saat Mencari Pekerjaan yang Paling Banyak Beredar, Mendingan Kamu Abaikan Saja!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 5 April 2024 | 22:03 WIB
Ilustrasi: Ada empat mitos saat mencari pekerjaan yang paling banyak beredar, yang sebaiknya kamu abaikan saja. (Freepik/Rawpixel)
Ilustrasi: Ada empat mitos saat mencari pekerjaan yang paling banyak beredar, yang sebaiknya kamu abaikan saja. (Freepik/Rawpixel)

3. Banner LinkedIn “Open to Work” bikin kamu tampak putus asa

LinkedIn merilis fitur “Open to Work” sebagai respons terhadap gelombang pertama PHK akibat pandemi.

Ada dua cara yang berbeda bagi anggota LinkedIn untuk menggunakan fitur ini, dan penggunaan fitur ini memberikan hasil yang sangat positif.

Baca Juga: Siap-siap, Ini Mekanisme Penilaian Tes Online Tahap 1 Rekrutmen Bersama BUMN 2024

Anggota yang menunjukkan kepada rekruter bahwa mereka “terbuka untuk pekerjaan baru” biasanya mengalami peningkatan 40% dalam hal penjangkauan.

Sedangkan anggota yang menggunakan banner hijau di foto profilnya, yang dapat dilihat oleh semua pengguna, biasanya mengalami peningkatan pesan sebesar 20%.

Fitur ini bekerja sesuai dengan cara yang dirancang, dan sebagai pencari kerja, kamu sebaiknya memanfaatkan fitur yang diberikannya.

4. Lowongan kerja menerima ribuan lamaran

LinkedIn baru-baru ini menyesuaikan fitur jumlah pelamar pada lowongan pekerjaan mereka, dan sekarang kamu hanya akan melihat info pelamar "lebih dari 100", meskipun papan pekerjaan lain masih menampilkan jumlah total.

Baca Juga: 2 Cara Mengurangi Utang Kartu Kredit yang Bikin Kamu Merasa Aman Secara Finansial

Angka tersebut mewakili jumlah orang yang menekan tombol Apply, yang tidak sama dengan jumlah pelamar di dalam sistem pelacakan pelamar.

Di Amerika Serikat, rata-rata penurunan dari media eksternal (seperti LinkedIn, Indeed) ke lamaran yang sudah tuntas adalah 84%. Sebagian besar orang yang melamar tidak menyelesaikan lamaran mereka.

Selain itu, untuk lamaran yang lengkap di dalam ATS, biasanya 75% tidak akan memenuhi kriteria minimum untuk pekerjaan yang mereka lamar. Jadi, kompetitor kamu tidak sebesar yang terlihat pada awalnya.

Mencari pekerjaan baru sekarang ini memang lebih rumit dari sebelumnya, dan butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan pekerjaan baru.

Percaya pada mitos-mitos saat mencari pekerjaan tentunya membuat perjuangan kamu semakin sulit. Ada baiknya kamu mengecek dulu latar belakang profesional orang-orang yang beropini tentang proses perekrutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Forbes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X