PejuangKantoran.com - Stres di tempat kerja karena sulit menyeimbangkan antara kerja dan kehidupan pribadi ternyata membuat 63% pekerja di Amerika untuk mempertimbangkan untuk berganti pekerjaan.
Survei dari VoiceNation juga menyebut, sebagian karyawan memilih untuk pindah kerja ke kantor yang menawarkan lebih banyak fleksibilitas.
Baca Juga: Mau Kerja Full Remote sebagai Real Estate Sales Associate? Cek Lowongan Kerja The Kedungu Fund Ini!
Namun kini para pekerja yang mengutamakan work-life balance tidak perlu khawatir lagi dengan jam kerja pukul 09.00 hingga 17.00 yang melelahkan, setelah chronoworking semakin menjadi tren baru di dunia kerja.
Apa itu chronoworking?
Chronoworking memungkinkan karyawan untuk menyesuaikan jadwal kerja sesuai dengan ritme sirkadian (irama tubuh yang mengatur waktu tidur-bangun dalam 24 jam) masing-masing.
Jadi, mereka tidak perlu mengikuti jam kerja tradisional yaitu pukul 09.00 hingga 17.00 selama lima hari kerja.
Baca Juga: Pegawai Museum Dipecat Usai Menggantung Karya Seninya Sendiri
“Konsep ini memprioritaskan untuk mengenali dan menghormati siklus alami naik dan turunnya energi tubuh Anda, memungkinkan jadwal yang lebih fleksibel yang mengakomodasi periode puncak kinerja,” kata Tawn Williams, konsultan kesehatan perusahaan.
Menurutnya, dengan menyelaraskan tugas-tugas kerja dengan waktu-waktu optimal ini, setiap orang bisa menumbuhkan harmonisasi antara kesejahteraan mental, fisik, dan emosional, yang mengarah pada peningkatan produktivitas dan kepuasan kerja secara keseluruhan.
Secara tradisional, sebagian besar dari kita mengikuti jadwal kerja yang kira-kira sama dari pukul 09.00 hingga 17.00 —walaupun ritme sirkadian kita bervariasi dari orang ke orang.
Williams, yang juga pendiri House of Anaya, mengatakan bahwa menyesuaikan jadwal kerja dengan kebutuhan individu adalah hal yang paling lazim di kalangan wiraswasta dan solopreneur.
Baca Juga: Adegan Memandikan Jenazah, dan 3 Fakta Menarik Lain Di Balik Pembuatan Film Siksa Kubur
“Fleksibilitas ini muncul dari lebih jarangnya kebutuhan akan pertemuan tim yang terkoordinasi, sehingga secara efektif memunculkan model 'buat jadwal Anda sendiri',” jelas Williams.
Ia menyebut manfaat utama dari chronoworking adalah peningkatan produktivitas dan rasa kepuasan yang lebih besar. Dia mengakui bahwa banyak dari kita secara intuitif memahami waktu kinerja optimal.
Artikel Terkait
Urai Kemacetan Arus Balik, Menhub Usul Selasa-Rabu WFH
Dianggap Manajer Mikro, Elon Musk: “Produk yang Sempurna Butuh Perhatian terhadap Detail"
249 Nakes Manggarai Dipecat Bupati Karena Tuntut Kenaikan Upah Mereka, Sebulan Hanya Digaji Rp400-600 Ribu
Lisa Blackpink Gabung Label AS, Bakal Debut Akting di White Lotus
Pantesan Pekerja Asing Diundang Masuk, Ternyata Uni Eropa Krisis Tenaga Kerja Terampil
CIA Buka Rekrutmen: Cek Kriteria yang Harus Dipenuhi Pelamar, termasuk Mampu Berbahasa Indonesia!
Prioritas Pengeluaran Milenial dan Gen Z Sekarang Bukan Lagi untuk Healing atau Belanja Barang Branded