Contoh 1: Strategi riset mendalam
Kalau kamu merasa sudah menyampaikan keterampilan dan pengalaman kamu berkali-kali, mungkin pendekatan yang lebih baik adalah menunjukkan dedikasi kamu kepada perusahaan itu sendiri.
Melalui riset, bagikan pengetahuan komprehensif kamu tentang bisnis dan pemahaman tentang bagaimana kamu bisa berkontribusi pada perusahaan berdasarkan keunikan, sejarah, dan masa depan perusahaan.
Baca Juga: Studi: Jangan Mager, Kelamaan Duduk Diam Tak Bergerak Buat Risiko Kematian Dini Lebih Tinggi
Jawaban:
“Selain memiliki pengalaman merekrut selama lima tahun di perusahaan game yang lebih kecil, saya sudah lama menjadi penggemar berat Triple-A Gaming dan sudah mengikuti upaya perekrutan Bapak/Ibu dengan cermat.
“Saya tahu manfaat retensi perusahaan, apa upaya yang sudah dilakukan perusahaan ini puntuk merancang pertahanan yang diberikan pada penghargaan staf tahunan, dan ratusan kilogram (cokelat) M&M disediakan setiap tahun dalam dispenser raksasa di ruang istirahat.
“Menurut pengalaman saya, kandidat akan merespons ketika mereka dapat merasakan bahwa perekrut benar-benar bersemangat terhadap pekerjaan, perusahaan, dan timnya. Saya memilikinya, dan dapat membantu menemukan orang lain yang juga memilikinya.
Baca Juga: 7 Hal yang Harus Kamu Hindari pada Minggu Pertama Bekerja di Kantor yang Baru
Contoh 2: Strategi memecahkan masalah
Seringkali perusahaan merekrut karyawan baru karena mereka menghadapi masalah yang perlu diselesaikan.
Kamu bisa langsung masuk ke pokok persoalan ini dengan menekankan secara detail upaya apa yang bisa kamu lakukan untuk memecahkan masalah tersebut. Hal ini menunjukkan kamu pemain tim yang selalu berpikir ke depan.
Jawaban:
“Saya tahu ini saat yang menyenangkan bagi General Tech—berkembang pesat dan mengakuisisi beberapa startup—tetapi saya juga tahu dari pengalaman bahwa tim penjualan bisa jadi sulit memahami kesesuaian produk baru dengan produk yang sudah ada.
“Saya memiliki pengalaman lebih dari satu dekade sebagai trainer penjualan, tetapi yang lebih penting, sebagian besar dari tahun-tahun tersebut saya bekerja dengan tim penjualan yang berada pada posisi yang sama dengan Gen Tech saat ini.
Artikel Terkait
Kristina Esmeralda, Kartini Penjaga Energi Hijau Indonesia
Siap-siap, Kemensos Bakal Buka 40.839 Posisi untuk ASN di 2024 untuk Berbagai Posisi
Mengoleksi Magnet Kulkas Saat Liburan Ternyata Punya Dampak Mengejutkan buat Ingatan Kamu!
Ingin Berkarir di Industri Robotika? Kenali Perbedaan Robotika dan Artificial Intelligence!
Peran yang Paling Diminati Jika Berkarir dalam Industri Robotika, Terbuka Juga buat Freelancer!
5 Pekerjaan di Bidang Robotika yang Dapat Mengotomatisasi Tugas-tugas yang Sulit Dilakukan
Buat Kamu yang Mau Tinggal dan Kerja di Turki, Kini Ada Visa Digital Nomad Turkiye
Benarkah AI Bisa Ancam Tenaga Kerja Manusia dan Buat Lowongan Kerja Makin Sulit?