CEO Airbnb Brian Chesky: “Jangan Menganggap Tempat Kerja sebagai Keluarga”

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 8 Juni 2024 | 11:18 WIB
CEO Airbnb Brian Chesky menyarankan kita untuk tidak menganggap tempat kerja sebagai keluarga. (Instagram @bchesky)
CEO Airbnb Brian Chesky menyarankan kita untuk tidak menganggap tempat kerja sebagai keluarga. (Instagram @bchesky)

Bagaimana memikirkan tempat kerja kamu

Kalau kamu tidak seharusnya menganggap tempat kerja sebagai keluarga, bagaimana sebaiknya kamu menyikapinya? Salah satu pendiri dan CEO Netflix, Reed Hastings, punya jawaban sederhana: seperti tim olahraga profesional.

“Kamu harus mengatur gagasan bahwa setiap orang harus berjuang untuk pekerjaan mereka setiap tahun, seperti dalam olahraga profesional,” kata Hastings dalam wawancara “View From The Top” di Universitas Stanford, Februari lalu.

Baca Juga: Setelah Gadis Kretek, Satu Lagi Karya Ratih Kumala yang Bakal Difilmkan: Satu Imam Dua Makmum

“Jika kamuingin memenangkan Piala Stanley, itu karena kamu sudah mengumpulkan sekelompok pemain hoki paling menakjubkan yang pernah bekerja bersama.”

Dari sudut pandang kepemimpinan, pendekatan kekeluargaan bisa menjadi masalah ketika harus menegur seseorang, menegakkan aturan, atau melakukan PHK, kata Hastings.

“Dalam sebuah keluarga, kamu menjaga saudaramu, orangtuamu, anak-anakmu, apa pun yang terjadi,” katanya. “(Ketika) Mereka masuk penjara, mereka melakukan apa pun, kamu bersama mereka.”

Menggunakan kata “keluarga” akan menempatkan atasan dalam situasi di mana mereka dapat memanfaatkan karyawan, tambah pelatih pengembangan kepemimpinan Joshua A. Luna dalam artikel Harvard Business Review tahun 2021.

Semakin kamu terikat secara emosional dengan perusahaan, semakin mudah atasan kamu secara teratur meminta kamu untuk melakukan lebih dari yang diharapkan, seperti yang dilakukan saudara laki-laki atau perempuan.

Baca Juga: Tips Cari Kerja Baru Lewat CV Online, Simak yang Berikut Biar Cepat Dapat Kerja

Kalau kamu tidak melakukan pekerjaan ekstra, bisa-bisa kamu jadi tidak disukai atau bahkan dipecat. Pendekatan Hastings lebih cerdas, demikian menurut Luna.

Metafora olahraga profesional membantu menciptakan rasa memiliki di tempat kerja sambil tetap menjaga kinerja dan produktivitas di benak setiap orang.

“Budaya kerja yang positif dan sehat menghormati sifat transaksional dari hubungan ini,” kata Luna.

Jadi, tidak perlulah menganggap tempat kerja sebagai keluarga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Make It

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X