Selain jasa keuangan, kantor keluarga dapat menangani masalah non-keuangan, seperti menyediakan berbagai macam perencanaan, pemberian nasihat amal, layanan pramutamu, pengaturan perjalanan, dan pengaturan rumah tangga lainnya.
Bisnis yang dikelola keluarga mungkin memerlukan struktur untuk perencanaan suksesi, seperti perwalian atau yayasan untuk aset keluarga.
Baca Juga: Trans TV Buka Lowongan Jadi Executive Secretary, Cek di Sini Syaratnya!
Mengingat kompleksitas situasi ini, klien dapat memanfaatkan kantor keluarga untuk membantu mengelola aset dan menyelaraskan kepentingan.
Kantor keluarga biasanya didefinisikan sebagai kantor keluarga tunggal atau kantor multi-keluarga (multi-family offices/MFO).
Kantor keluarga tunggal hanya melayani satu keluarga yang sangat kaya, sedangkan kantor multi-keluarga melayani lebih dari satu keluarga.
MFO lebih erat kaitannya dengan praktik pengelolaan kekayaan swasta tradisional. Mereka berusaha membangun bisnisnya dengan melayani banyak klien.
Baca Juga: Ngenes, Jakarta Peringkat Ketiga dalam Daftar Kota Paling Tidak Nyaman di Dunia
Kebutuhan akan kantor keluarga dapat ditentukan oleh seberapa besar kekayaan suatu keluarga dan kompleksitas kehidupannya akibat kekayaan tersebut.
Tanggung jawab penting yang dimiliki family office adalah mendidik generasi mendatang dalam menangani dan mengelola kekayaan mereka.
Artikel Terkait
Seberapa Kuat Paspor Terkuat di Dunia 2024? Ini Buktinya
5 Cara Memilih Kampus Saat Mendaftar Beasiswa LPDP, Jangan Asal Pilih biar Nggak Nyesel!
5 Hal yang Harus Dihindari saat Masih Jadi Anak Baru Masuk di Kantor
Bahaya, 1/3 Orang Dewasa Tak Cukup Olahraga!
Seberapa Cepat Sih Kamu Dianggap 'Terlalu Cepat' Resign dari Pekerjaan Kamu Sekarang?
Masih Baru Masuk Kerja Sudah Mau Resign? Kalau Ini Alasannya Jangan Tunda-tunda Lagi!
Lowongan Kerja Jadi Content Specialist di Skintific, Cocok Buat Kamu yang Suka Ngonten Kecantikan