Meskipun tidak masalah jika kamu ingin mengejar kepentingan kamu, ingatlah bahwa selalu ada resiko dengan pilihan seperti itu.
Kemungkinan besar, kamu tidak akan punya peluang sedikit pun untuk bekerja di perusahaan yang sama di masa mendatang.
Kamu harus mempertimbangkan apakah menutup pintu selamanya terhadap perusahaan itu bisa kamu hadapi demi reputasi dan karir kamu ke depannya.
Selain itu, kalau kamu bekerja dengan rekruter internal atau agency perekrutan untuk mendapatkan tawaran pekerjaan atau posisi kamu saat ini, jangan lupa bahwa mereka selalu berpindah-pindah dan mereka punya daftar calon pekerja.
Baca Juga: Tepatilah Janji, ketika Garin Nugroho Membahas Isu Pilkada dalam Kemasan Drama Komedi
Begitu pula dengan manajer dan karyawan yang mungkin terlibat dalam proses perekrutan kamu sebelumnya. Jika kamu mengingkari janji, mereka mungkin akan mem-blacklist kamu.
Siapa tahu suatu saat kamu melamar ke perusahaan di mana mereka bekerja di masa mendatang?
Jadi kemungkinan utama dari membatalkan pekerjaan yang sudah kamu sepakati adalah, merusak reputasi kamu dalam jangka panjang. Itu bukan resiko yang layak diambil kan?
Artikel Terkait
Lagi Tren, di China Ada Panti Jompo Khusus Anak Muda yang Lelah Kerja
11 Cara Alternatif untuk Menyampaikan Kalimat “Please Find Attached…” dalam Email
42% Perempuan Butuh Punya Bestie di Kantor untuk Membangun Karir yang Sukses, Mengapa?
5 Cara Buat Hari Senin Kamu Jadi Lebih Happy dan Produktif, Bye-bye Monday Blues!
2 Dokter Residen Senior Pelaku Bullying Kategori Berat Diputus Studinya oleh Kedokteran Unpad
Seleksi CPNS 2024 Dibuka Mulai 20 Agustus, dengan 250.000 Formasi untuk Fresh Graduate
Kapan Pendaftaran CPNS 2024 Dibuka? Ini Tanggal dan Jam Lengkap Pendaftarannya!