Pejuangkantoran.com Elevator pitch tidak hanya digunakan dalam bisnis saja. Tapi, juga berperan penting mendukung kesuksesan karier.
Elevator pitch adalah metode pendekatan dengan memberikan penjelasan singkat tentang diri sendiri maupun bisnis yang dijalankan dengan durasi singkat, sesingkat waktu kamu saat naik elevator (lift).
Kemampuan elevator pitch yang baik wajib dimiliki oleh siapa saja. Tidak hanya pemilik bisnis, kemampuan menggunakan metode komunikasi ini juga wajib dimiliki pegawai kantoran, maupun jobseeker yang masih aktif mencari pekerjaan.
Ini karena kemampuan elevator pitch yang baik bisa menjadi salah satu kunci sukses bersaing di dunia kerja profesional.
Elevator pitch biasa digunakan untuk menarik perhatian calon pelanggan, klien, maupun investor terkait proyek yang sedang dijalankan perusahan. Dalam dunia bisnis, elevator pitch berisi ringkasan perkenalan, ide, dan gagasan yang kamu miliki.
Sementara itu, bagi jobseeker alias pencari kerja, elevator pitch efektif bila digunakan sebagai metode memperkenalkan diri saat wawancara kerja. Bagi jobseeker, elevator pitch narasinya adalah latar belakang pendidikan, pencapaian, serta keterampilan dan tujuan karier.
Pentingnya Metode Elevator Pitch
Rata-rata waktu yang diperlukan untuk menjalankan elevator pitch adalah sekitar 30-60 detik. Dengan waktu terbatas, teknik pengenalan atau presentasi menggunakan teknik elevator pitch harus dilakukan dengan efektif dan berkualitas.
Dengan kata lain, kamu harus bisa meringkas poin-poin penting, agar sukses menarik perhatian orang lain dan mendapatkan apa yang dibutuhkan.
Elevator pitch memiliki peran penting dalam mendukung kesuksesan di dunia kerja. Kemampuan elevator pitch yang baik dapat menciptakan kesan pertama yang baik pula.
Dengan begitu, kita bisa mendapatkan customer baru dan menjalin kerja sama dengan pihak lain.
Kunci elevator pitch yang baik adalah memberikan gambaran besar terkait produk atau layanan atau profil kamu yang akan ditawarkan atau disampaikan ke klien atau employer.
Misal, kamu adalah seorang sales bidang perbankan. Untuk menerapkan elevator pitch yang baik, kamu tidak hanya harus mengenalkan latar belakang produk saja, akan tetapi, juga harus bisa menjelaskan produk dan layanan yang ditawarkan, serta keunggulan (unique selling point) dalam waktu singkat tapi jelas.
Artikel Terkait
Selalu Gugup Saat Presentasi di Kantor? Coba Lakukan Ini untuk Menguranginya
6 Trik Supaya Presentasi PowerPoint Kamu Tidak Membosankan, Caranya Mudah Kok!
3 Pertanyaan Saat Wawancara Kerja yang Bisa Diajukan Tanpa Menunggu Akhir Interview
Contoh Jawaban Pertanyaan Wawancara yang Menilai Keterampilan Berpikir Kritis Kamu
Pertanyaan Jebakan saat Wawancara Kerja: “Apakah Kamu Bersedia Bekerja Lembur?”
Hindari Bertanya tentang Work Life Balance saat Wawancara Kerja, Ternyata Ini Penyebabnya!
Tanda-tanda Pewawancara Tidak Tertarik Lagi pada Kandidat saat Wawancara Kerja Masih Berlangsung