Kamu bisa mengaktifkan sistem otentikasi dengan memasang password. Pasang password dengan kombinasi huruf kecil, besar, angka, dan simbol.
Kalau perlu, gunakan sistem otentikasi berlapis agar tidak mudah diakses orang lain.
- Aktifkan Two-step Verification
Tips aman menyimpan data pekerjaan di cloud berikutnya dengan mengaktifkan two-step verification. Lapisan keamanan berlapis ini berfungsi untuk melindungi akun, agar orang lain tidak masuk dan mengakses data tanpa izin.
Biasanya, fitur ini mengharuskan kita untuk mengisi kode rahasia yang dikirimkan melalui email, telepon, maupun SMS. Ingat, pastikan untuk tidak membagikan kode rahasia tersebut kepada orang lain.
- Rutin Backup File
Data pekerjaan yang disimpan di cloud juga berisiko hilang jika kamu tidak hati-hati dalam mengelolanya. Sebaiknya tidak hanya mengandalkan cloud storage untuk menyimpan data.
Untuk itu lakukan back up terhadap data-data yang tersimpan di cloud. File cadangan ini untuk meminimalkan risiko kehilangan file yang tidak terduga.
Lalu, biasakan juga untuk menyortir atau menghapus data yang sudah tidak diperlukan dan tidak relevan, agar kapasitas cloud tidak penuh.
Baca Juga: Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Research Analyst dengan Keahlian Mengolah Data
Itulah beberapa tips mengamankan data-data yang tersimpan di cloud. Yuk, terapkan di kantor agar hidupmu makin nyaman tidak kepikiran data yang tidak aman tersimpan!
***
Artikel Terkait
Terlanjur Klik atau Unduh File APK Penipuan? Langsung Antisipasi dengan Cara Ini!
6 Cara Mengatasi Computer Vision Syndrome, Biar Mata Enggak Lelah
Cara Meningkatkan Keterampilan Berpikir Analitis tanpa Perlu Gelar di Bidang Data Science
Permintaan akan Research Analyst di Berbagai Sektor akan Meningkat, Apa Saja Tugas-tugasnya?
6 Juta NPWP Bocor Dijual di Dark Web, Begini Cara Mencegah Kebocoran Data Pribadi