Kamu Kesulitan Dalam Manajemen Waktu Kerja? Gunakan Teknik Pomodoro Untuk Solusinya!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Kamis, 14 November 2024 | 21:37 WIB
Kesulitan mengatur waktu bisa diatasi dengan teknik Pomodoro. (Freepik)
Kesulitan mengatur waktu bisa diatasi dengan teknik Pomodoro. (Freepik)

 

Pejuangkantoran.com – Kadang kala waktu itu tak berasa berlalu begitu cepat. Namun, tak jarang pula kamu merasakan tidak ada hasil jelas dari pekerjaan yang kamu lakukan.

Tentu saja ini masalah, karena menunjukkan bahwa apa yang sudah kamu kerjakan tidak efektif. Penyebabnya banyak hal, namun saat ini yang mungkin terjadi adalah adanya ‘gangguan’ yang mendistraksi fokus kamu.

Gangguan itu bisa banyak hal, terutama ‘gangguan’oleh digital device kamu, utamanya ponsel. Grup WA, media sosial, email, dan sebagainya, kadang bisa mendistraksi fokus kamu pada pekerjaan.

Apabila hal ini yang terjadi, maka teknik Pomodoro dapat menjadi solusinya.

 

Berawal dari kesulitan fokus

Pomodoro merupakan teknik manajemen waktu yang diciptakan oleh Francesco Cirilo, seorang pengusaha dari Berlin. Kata pomodoro berarti ‘tomat’ dalam Bahasa Italia.

Teknik ini diciptakan saat Cirilo masih kuliah, tahun 1980-an. Kala itu ia mengalami kesulitan untuk fokus belajar dan mudah terdistraksi. Untuk mengatasi hal tersebut ia menciptakan teknik Pomodoro.

Awalnya, Cirilo mengembangkan ide Pomodoro dengan menggunakan timer dapur berbentuk tomat. Inilah asal kata istilah Pomodoro.

Cirilo membagi waktu belajarnya menjadi beberapa interval yang dinamakan ‘jendela kerja’. Tiap ‘jendela kerja’ berdurasi 25 menit.

Setelah ‘jendela kerja’ pertama berakhir, ada waktu jeda sekitar 5 menit sebelum masuk ke ‘jendela kerja’ kedua.

 Baca Juga: Menyetor Tugas Melewati Tenggat Waktu Membuat Pekerjaan Kamu Dinilai Lebih Buruk

Enam langkah Pomodoro

Dalam praktiknya Pomodoro hanya perlu timer di gawai canggih kita.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Wikipedia, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X