Selain itu, jika ada ‘diskirminasi’ besaran gaji antara Perempuan dan laki-laki, maka permasalahan usulan kenaikan gaji ini menjadi lebih kompleks. Mungkin isunya bukan lagi soal kenaikan gaji tapi lebih pada kesenjangan atau diskriminasi gaji.
- Apa yang harus dikatakan saat Anda meminta kenaikan gaji.
Teknik menyampaikan permintaan kenaikan gaji ini menjadi penting. Kalimat tak perlu panjang lebar, namun fokus pada pada alasan mengapa kamu merasa pantas mendapatkan kenaikan gaji. Tak perlu membuat materi presentasi, tapi sampaikan secara lisan sudah cukup. Lakukan teknik elevator pitch agar usulan kamu mudah dipahami dan mendorong keputusan yang baik dari atasan.
Tidak tabu untuk menyebutkan sejumlah angka dalam usulanmu, sepanjang sesuai dengan pasar. Namun tidak masalah jika tidak menyebutkan, hanya saja kamu perlu menyiapkannya apabila ditanya soal berapa yang kamu harapkan.
Apabila dalam memutuskannya atasn kamu harus berkonsultasi lebih dahulu dengan pihak HR atau atasannya lagi, maka bantulah dia dengan memberikan poin-poin penting dari usulan kamu.
Tidak usah panjang-panjang, cukup satu halaman namun menyoroti tanggung jawab dan pencapaianmu yang paling signifikan. Jika kamu memiliki data yang meyakinkan tentang gaji yang kompetitif, dak ada salahnya kamu sertakan.
Baca Juga: Jenjang Karir Tidak Lagi Memotivasi Karyawan, Banyak yang Memilih Cari Pekerjaan Baru
- Ketahui apa yang harus dikatakan jika jawabannya adalah "tidak" atau "mungkin."
Jangan kecewa jika ataasan kamu tidak memberi jawaban yang tegas dan malah mengatakan akan mempertimbangkannya atau akan menghubungi kamu kembali. Umumnya manajer tidak dapat atau tidak mau mengatakan ‘ya’ saat itu juga.
Akan beda jika kamu mendapatkan jawaban ‘mungkin’. Siapkan diri untuk meng-up date lagi status ‘mungkin’ ini. Misal, dengan menanyakan tanggal pastinya atau perkiraan tanggal pastinya. Atau cukup sampaikan rasa terima kasih kamu dan apresiasi kamu kepada atasan.
Namun jika atasan kamu menjawab ‘tidak’, maka mintalah saran kepadanya bagaimana kamu bisa berpeluang untuk mendapatkan kenaikan gaji di masa datang. Seorang manajer yang kompeten harus dapat menjelaskan apa yang perlu kamu lakukan untuk itu.
Dari situ, kamu jadi dapat mengukur dan menilai diri kamu sendiri apakah mampu dan bersedia mengikuti jalur yang ditetapkan manajermu untuk peluang itu.
Namun jika manajermu tidak dapat memberi informasi spesifik tentang bagaimana cara agar kamu dapat memperoleh kenaikan gaji di masa mendatang, itu semacam sinyal bahwa kamu perlu mempertimbangkan untuk resign dan mendapatkan yang lebih baik di tempat lain.
***
Artikel Terkait
5 Tips Kuasai Elevator Pitch Agar Wawancara Kerja atau Presentasi Bisnis Kamu Sukses
Soal Mandat Bekerja di Kantor 5 Hari Seminggu, Amazon: Yang Tak Suka Silakan Resign!
Mengapa Sebuah Perusahaan Memerlukan Kegiatan Outing Buat Karyawan? Apakah Penting?
4 Tips Ahli Agar Jadi Karyawan Update dan Mudah Beradaptasi di Lingkungan Kerja
Jangan Sembarangan Pilih Warna Pakaian Saat Wawancara Kerja. Berikut Alasannya Dan Rekomendasinya