3 Tipe Perfeksionisme, ketika Kamu Menetapkan Standar yang Tinggi pada Diri Sendiri atau Orang Lain

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 26 November 2024 | 08:31 WIB
Ilustrasi: Ada tiga tipe perfeksionis, kamu tipe yang mana? (Freepik/Kamran Aydinov)
Ilustrasi: Ada tiga tipe perfeksionis, kamu tipe yang mana? (Freepik/Kamran Aydinov)

PejuangKantoran.com - Apakah kamu membutuhkan waktu satu jam untuk melakukan pekerjaan yang seharusnya hanya membutuhkan waktu lima menit? Atau selalu cemas hasil kerja tidak akan cukup baik?

Jika jawaban dari salah satu pertanyaan di atas adalah “ya” maka menurut para terapis kamu mungkin seorang perfeksionis. Ini adalah kondisi saat seseorang harus melakukan segala hal dengan sempurna.

Padahal, psikoterapis Israa Nasir mengatakan bahwa seorang perfeksionis bisa menghilangkan harga diri, kepercayaan diri, dan menyebabkan kecemasan.

Baca Juga: Tak Hanya Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga, Agen Mitra UMi BRI di Merauke Ini Juga Membantu Perekonomian Masyarakat Sekitar

Tiga tipe perfeksionisme

Penelitian menunjukkan bahwa ada tiga jenis perfeksionisme yang dilakukan oleh orang-orang.

Pertama adalah perfeksionisme yang diarahkan oleh diri sendiri, yang membuat orang tersebut memberikan standar yang tinggi (yang terkadang tidak perlu) pada diri sendiri untuk menjadi sempurna.

Kedua, perfeksionisme yang diarahkan dari luar. Ini terjadi saat kamu mengharapkan orang lain untuk menjadi sempurna atau menetapkan ekspektasi yang tidak rasional terhadap keluarga, teman, atau bahkan rekan kerja.

Ketiga atau terakhir adalah perfeksionisme berbasis persepsi, yang berarti kamu ingin orang lain melihat diri kamu sebagai orang yang sempurna.

Danyale Freeman, seorang penulis dan aktivis perempuan kulit hitam, berpendapat bahwa perfeksionisme lebih mungkin terjadi pada perempuan yang terpinggirkan.

Baca Juga: Apa Yang Harus Kamu Lakukan (Dos) dan Hindari (Don'ts) Saat Magang Agar Bermanfaat Secara Optimal?

Ini karena mereka merasakan tekanan tambahan untuk menjadi sempurna karena berada di posisi yang lebih rendah dalam status sosial.

Bagaimana menghindari perfeksionisme?

Nasir mengatakan ada beberapa strategi yang dapat membantu kamu menerima bahwa apa yang dilakukan sudah cukup baik tanpa harus sempurna.

Salah satu caranya sederhana, yaitu dengan menetapkan pengatur waktu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: CBC Radio

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X