Jangan Kudet, Yuk Ikutan 5 Kursus Online Gratis Ini untuk Belajar AI sesuai dengan Bidang Pekerjaan!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Selasa, 17 Desember 2024 | 12:30 WIB
Piawai bekerja dengan memanfaatkan AI adalah kebutuhan mutlak di masa depan. (Freepik)
Piawai bekerja dengan memanfaatkan AI adalah kebutuhan mutlak di masa depan. (Freepik)

Pejuangkantoran.com - Jika ada satu keterampilan teknis yang paling menonjol untuk dijadikan prioritas dalam pertumbuhan dan pengembangan profesional 2025, jawabannya adalah AI.

Kecerdasan buatan saat ini sudah menjadi teknologi yang meresap ke dalam dunia kerja, dapat dengan mudah diadopsi oleh berbagai bisnis, dan menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi.

Bahkan, para pemberi kerja sekarang lebih memilih untuk mempekerjakan seseorang yang memiliki keahlian AI, meskipun memiliki lebih sedikit pengalaman.

Indeks Tren Kerja dari Microsoft menyebut, perusahaan mulai enggan menerima kandidat dengan pengalaman lebih, tetapi kurang memiliki pengetahuan tentang AI.

 

Teknologi AI yang sebaiknya dipelajari

Di masa depan, kecerdasan buatan tidak akan memudar.

Perkembangan dan peningkatan baru pada LLM (large language models) sedang dikerjakan setiap hari, misalnya pengenalan ChatGPT tercanggih dari OpenAI baru-baru ini.

Ada juga pembicaraan tentang AGI (artificial general intelligence) yang bertujuan untuk memiliki 10 langkah di depan teknologi AI saat ini dan sama kompetennya dengan manusia.

Meskipun tidak realistis untuk mencapai hal tersebut pada 2025, tetapi karena teknologi terus berkembang maka kamu juga harus ikut berkembang.

Baca Juga: 6 Tren Dunia Kerja Tahun 2025, dari Revolusi AI hingga Transparansi soal Gaji

Daftar kursus untuk belajar AI

Berikut adalah daftar kursus gratis yang akan membantu kamu mempelajari cara menerapkan AI pada peran spesifik atau konteks industri.

Ini akan membuat ilmu AI yang dipelajari menjadi jauh lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih nyata dibandingkan pengetahuan umum tentang AI.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Forbes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X