15 Etika yang Harus Dilakukan Saat Rapat, Hindari Duduk Melorot Salah Satunya

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Selasa, 24 Desember 2024 | 13:05 WIB
Hargai semua peserta rapat dengan tidak memotong pembicaraannya. (Freepik)
Hargai semua peserta rapat dengan tidak memotong pembicaraannya. (Freepik)
  1. Mengenalkan peserta baru

Ketika ada anggota tim yang baru atau ada peserta rapat yang sebelumnya tidak ada, maka wajib untuk mengenalkannya kepada peserta lain di awal rapat.

  1. Matikan mikrofon

Dalam rapat melalui daring atau video conference, matikan mikrofon saat bukan giliranmu berbicara. Dengan mikrofon dalam posisi mute saat bukan giliranmu berbicara, menghindari suara-suara yang tidak penting bahkan memalukan, terdengar oleh peserta lain.

  1. Menyimak

Menyimak jalannya rapat adalah etika yang penting. Tak hanya membuatmu bisa mengikuti topik dan agenda rapat namun itu juga menunjukkan bahwa kamu menghargai peserta lain.

Baca Juga: Cara Lebih Baik untuk Memanfaatkan Rehat Meeting Saat Rapat Maraton

  1. Posisi duduk yang baik

Duduk dengan posisi melorot atau badan begerak maju mundur di kursi saat rapat berkesan bahwa kamu tidak peduli dengan rapat tersebut. 

  1. Hindari mendominasi pembicaraan

Setiap peserta rapat punya hak untuk berbicara, karena itu hindari menominasi pembicaraan. Dan siapa tahu, justru ada potensi yang besar dengan banyaknya masukan dari peserta rapat lainnya.

  1. Berbicara dengan jelas dan kencang

Terkadang, suara orang berbicara ketika rapat itu tidak terdengar jelas. Karena itu bicaralah dengan volume yang bisa didengar seluruh peserta rapat dan terdengar jelas. ini bisa menghindari salah persepsi dengan topik yang disampaikan.

  1. Kecuali air putih dan kopi/teh, dilarang makan dan minum

Makanan dan minuman terkadang mengganggu jalannya rapat. Entah suara ketika makanan digigit, suara plastik pembungkusnya dibuka, hingga suara orang berdecap sanat mengunyah makanan.

Meski kopi atau teh masih bisa dimaklumi, namun usahakan jangan berusara saat menghirupnya.

Baca Juga: Sering Dong Dengar Istilah O'clock Saat Bikin Janji Meeting, Ternyata Ini Asal Usul dan Perkembangannya

  1. Bertanya pada saat yang tepat

Tanya jawab yang seru bisa menjadikan rapat menjadi hidup dan produktif. Namun hindari memotong pembicaraan orang, kecuali jika banyak peserta yang tidak paham dengan yang disampaikan orang lain.

Jika ada pertanyaan tertentu, tunggu hingga si pembcira selesai menyampaikan semua. Bisa jadi yang akan kamu tanyakan itu disampaikan pada akhir pembicaraan orang tersebut.

 

Setelah Rapat

  1. Sampaikan terima kasih

Suatu rapat terkadang berjalan dengan alot, lama, dan tegang. Karena itu mengucapkan terima kasih di akhir rapat kepada semua peserta bisa membuat mereka berharga dalam rapat tersebut. Ada apresiasi dalam ucapan terima kasih tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X