PejuangKantoran.com - Di akhir tahun ini, mulai ramai tren di dunia kerja yang diramalkan akan semakin banyak terjadi di 2025.
Namanya, “revenge quitting” atau jika diartikan dalam bahasa Indonesia adalah berhenti kerja untuk balas dendam. Terdengar menyeramkan, ya.
Tren ini dilakukan karyawan untuk mengekspresikan rasa frustrasi mereka di tempat kerja dan membalas cara kerja yang merugikan.
Baca Juga: Hindari Mengecek Email Kerja saat Sedang Cuti, Atasan Bisa Tetapkan Batasan dengan Cara Ini
Bisa dibilang, ini merupakan “pembalasan” dari tren quiet firing (pemecatan secara diam-diam) yang dilakukan oleh banyak perusahaan besar.
Apa maksudnya “revenge quitting”?
Tren pekerja yang melawan balik bisnis besar ini dilakukan dengan cara karyawan yang berhenti kerja secara tiba-tiba sebagai tanggapan atas pengalaman negatif yang dirasakannya.
Mulai dari kurangnya pengakuan atas pekerjaan yang dilakukan, burnout, atau ketidakterlibatan dengan budaya tempat kerja.
Para ahli mengatakan, revenge quitting merupakan hasil dari evolusi tempat kerja yang telah terjadi selama bertahun-tahun, bersamaan dengan kemajuan teknologi yang pesat dan perubahan ekspektasi pada generasi termuda saat ini.
John Scott, kepala desain dan strategi pembelajaran MasterClass at Work, berpendapat bahwa jika peningkatan revenge quitting terjadi di 2025 maka ini merupakan bentuk kesempatan bagi karyawan untuk pindah ke peluang baru yang lebih positif.
Baca Juga: Cek Jadwal Operasional Kantor Cabang BRI selama Libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025
Apalagi, berdasarkan laporan Glassdoor Worklife Trends 2025, disebutkan ada 65% karyawan yang merasa terjebak dalam pekerjaan mereka saat ini.
Jika dibiarkan, laporan ini memprediksi bahwa kebencian yang terpendam akan meluap dan memicu gelombang berhenti kerja tiba-tiba pada 2025.
Karyawan semakin berani “balas dendam”
Selain menjadi cara karyawan untuk membalas dendam kepada perusahaan, konsultan senior Marais Bester menyebut platform seperti LinkedIn dan Glassdoor menjadi penyebab utama revenge quitting.
Artikel Terkait
Lowongan Kerja: Multimedia Intern di Kanmo Group
Tips Jika Terpaksa Melewati Banjir Menggunakan Mobil atau Motor. Kenapa Tidak Boleh Berhenti di Tengah Banjir?
Alat Seduh Kopi Manual atau Manual Brew yang Wajib Kamu Punya. Apa Alat Tambahan yang Penting?
Bobbi Gibb, Pelari Marathon Perempuan Pertama Dunia yang Lari dengan Sepatu Perawat dan Celana Saudara Laki-lakinya.
Hati-hati, Belajar dari Kasus Hoax Uang Palsu di ATM BRI Gowa, Tingkatkan Kewaspadaan
Cegah Mengalami Kebotakan di Usia Muda dengan Mengonsumsi Bahan-Bahan Makanan Ini
Time Management 101, Langkah-Langkah Praktis Mengelola Waktumu Agar Produktif