PejuangKantoran.com - Survei Young Professional dan SERV menunjukkan bahwa generasi muda menganggap soft skills sangat penting. Namun, banyak dari mereka kesulitan untuk menyebutkan soft skills apa yang mereka anggap penting, yang masih ingin mereka pelajari, dan apa yang sudah mereka kuasai.
Soft skills adalah keterampilan yang berhubungan dengan efektivitas pribadi atau perilaku yang efektif. Dengan kata lain, soft skills adalah keterampilan yang memungkinkan seseorang untuk bertindak dengan efektif dalam kehidupannya.
Contoh soft skills termasuk kerjasama, komunikasi, dan manajemen waktu. Soft skills ini tidak selalu terkait langsung dengan pekerjaan; melainkan keterampilan umum yang dapat diterapkan dalam berbagai konteks, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional.
Mengapa Soft Skills Penting?
Generasi sebelumnya cenderung menerima pelatihan profesional dan pengembangan karir dari pemberi kerja. Namun, bagi milenial dan Generasi Z, pengembangan pribadi jauh lebih penting.
Mereka ingin menemukan dan mengembangkan bakat mereka, mempelajari keterampilan baru, dan mengikuti pelatihan. Hal ini tercermin dalam daftar keinginan mereka yang tinggi untuk berkembang.
Di tempat kerja, tidak hanya keterampilan profesional yang diperlukan, tetapi juga keterampilan untuk bekerja dengan berbagai jenis rekan kerja, mengelola waktu dengan efektif, mengatakan "tidak" pada tugas tambahan, dan memberikan presentasi kepada klien potensial.
Soft skills sangat penting untuk bekerja lebih cerdas dan meningkatkan dampak, baik di tempat kerja maupun dalam kehidupan pribadi.
Baca Juga: Mengejutkan, Layanan Kereta Api Eropa Ternyata Juga Tak Bagus-bagus Banget
Soft Skills Apa Saja yang Diperlukan?
Ada banyak soft skills yang penting, namun berikut adalah beberapa yang sangat bermanfaat bagi kamu sebagai profesional muda:
-
Manajemen Waktu: Kemampuan untuk mengalokasikan waktu secara efektif, termasuk energi. Apa yang menguras energi dan apa yang memberimu energi?
-
Ketekunan (Assertiveness): Kemampuan untuk bertindak proaktif berdasarkan insting dan membela diri serta kepentinganmu.
-
Refleksi: Kemampuan untuk merenungkan tindakan, tujuan, kualitas, dan tantanganmu. Ini membantumu mengetahui kekuatan dan kelemahan diri.
-
Berpikir Kreatif: Kemampuan untuk mencari solusi inovatif dalam menghadapi masalah yang kompleks.
Artikel Terkait
Memahami Apa Itu Phone Screening Dalam Proses Seleksi Karyawan dan Tips Agar Lulus dengan Baik
Panduan Mengelola Folder dan File Secara Digital Agar Produktivitas Tim Terjaga
6 Kebiasaan yang Meningkatkan Peluang Kamu Naik Jabatan Lebih Cepat
Bekerja sambil Mendengarkan Musik Bikin Kamu Lebih Produktif? Tentukan Dulu Jenis Musiknya!
5 Hal yang Harus Dipertimbangkan sebelum Menjadi Digital Nomad, Bukan Cuma Bahasa Inggris Lho!
4 Cara Carmuk Ke Bos dari Atasan Kamu untuk Membuka Peluang Karir di Perusahaan
6 Langkah Saran dari Psikolog Untuk Recovery Karena Burn Out Alias Kelelahan Kerja
Cara Efektif Menetapkan Batasan-Batasan di Kantor Agar Suasana Kerjamu Nyaman dan Profesional
Penghitungan Upah Lembur sesuai Aturan Pemerintah yang Jadi Hak Karyawan, Kamu Harus Tahu!
Jika Kamu Peduli Terhadap Lingkungan Maka Green Career adalah Jawabannya. Berikut Contoh Pekerjaannya