PejuangKantoran.com - Pekerja seni atau film mengenal istilah cinta lokasi, yaitu bertemu pasangan akibat sama-sama bekerja di lokasi syuting yang sama. Hal ini juga umum terjadi di bidang pekerjaan lain, meskipun tidak selalu.
Namun bisik-bisik di kalangan karyawan bank menyebut, pria yang berkarir di dunia banking cenderung enggan berkencan dengan wanita yang bekerja di bidang yang sama.
Fenomena ini juga disebut cukup nyata, lho. Banyak wanita hebat di sektor keuangan menghadapi tantangan dalam kehidupan asmara mereka.
Seorang Managing Director di sebuah bank boutique ternama pernah berbagi pandangannya. Menurutnya, karyawan bank yang serius mencari pasangan seringkali menghindari wanita yang bekerja di perbankan. Alasannya?
Banker wanita dianggap sangat kompetitif, sering membatalkan janji karena pekerjaan, dan liburan yang direncanakan bisa berantakan karena tekanan kerja. Waduh!
"Saat saya masih bekerja di perbankan, teman-teman menyarankan saya untuk bekerja di bidang pemasaran saja," ujarnya.
Meskipun tidak ada data pasti tentang berapa banyak banker wanita yang masih lajang, cerita-cerita seperti ini cukup banyak.
"Mereka kaya, berpakaian mahal, punya pelatih pribadi, tapi tidak ada yang mau berkencan dengan mereka. Mereka jadi terlalu maskulin karena bekerja di industri yang didominasi pria," klaimnya.
Namun, pandangan ini tidak selalu benar. Lucy Puttergill, mantan VP Sales di JPMorgan yang kini menjadi pelatih bagi wanita di sektor keuangan, mengatakan bahwa banyak kliennya adalah wanita sukses dan menarik yang waktunya habis untuk pekerjaan, sehingga sulit untuk memprioritaskan kehidupan pribadi.
Baca Juga: Buat yang Masih Bingung Apa Itu Danantara, Ini Penjelasan Sederhana yang Mudah Dimengerti
"Banyak dari mereka kesulitan untuk sekadar meninggalkan meja kerja demi pergi kencan," kata Puttergill.
Ini bukan karena bos mereka memaksa bekerja keras, tapi karena mereka sendiri sudah terbiasa menomorduakan kehidupan pribadi.
Bagi wanita yang bisa meluangkan waktu, tentu saja ada pria lajang di luar banking yang potensial jadi calon pasangan. Managing Director tadi menceritakan bahwa dirinya adalah wanita yang sangat kompetitif dan bersemangat dalam pekerjaannya.
Namun, suaminya tidak bekerja di perbankan dan mereka memiliki dinamika hubungan yang seimbang.
Artikel Terkait
8 Ciri Kepribadian Ambivert, Perpaduan Menguntungkan antara Introvert dan Ekstrovert
Kerja di Rumah Bisa Bikin Kesepian, Ini 5 Strategi agar Kamu Tetap Produktif dan Termotivasi
Apple Watch Juga Bisa Bantu Kamu Jaga Kesehatan Jantung, Bukan Cuma untuk Gaya-Gayaan
Inilah Waktu Terbaik Melakukan Olah Raga Saat Puasa Menurut Mantan Kepala Medis Liverpool dan Tottenham
Merasa Stuck dengan Pekerjaan yang Dijalani? Mungkin Ini yang Jadi Penyebabnya!
Berikut Ini 5 Hal Penyebab Kamu Tak Pernah Mendapatkan Promosi Jabatan!
BRI Menanam - Grow and Green Bersama Masyarakat Selamatkan Ekosistem Terumbu Karang dan Tingkatkan Pendapatan Nelayan