Dulu Gemetar Saat Berbicara di Depan Umum, tapi Sekarang Tidak Lagi Setelah Melatih Public Speaking

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Kamis, 22 Mei 2025 | 08:17 WIB
Cameron Russell, mantan supermodel AS yang sempat menjadi pembicara di TED Talks. Penguasaan materi menjadi modal tampil berbicara di depan umum. (TED)
Cameron Russell, mantan supermodel AS yang sempat menjadi pembicara di TED Talks. Penguasaan materi menjadi modal tampil berbicara di depan umum. (TED)

PejuangKantoran.com - Mengatasi ketakutan berbicara di depan umum adalah satu hal. Namun, yang tidak kalah penting adalah berusaha membuat kemampuan kamu untuk bicara di  depan banyak orang semakin meningkat.

Menjadi lebih baik dalam berbicara di depan umum hanya membutuhkan latihan beberapa teknik yang sudah teruji dan benar.

Untuk menaklukkan rasa takut berbicara di depan umum, pertimbangkan untuk melatih kemampuan public speaking dengan melakukan beberapa cara di bawah ini.

Baca Juga: Penggunaan AI Chatbot di Kantor Ternyata Belum Memberi Dampak untuk Gaji yang Lebih Besar

1. Mendengarkan pembicara berpengalaman

Menonton pembicara yang sudah ahli seperti di TED Talks sangat berguna untuk mempelajari teknik komunikasi yang efektif.

Perhatikan cara mereka mengatur intonasi, mengendalikan bahasa tubuh, serta memakai humor atau cerita untuk menarik perhatian audiens.

Memahami berbagai gaya ini akan membantu kamu menemukan pendekatan yang paling sesuai dengan diri sendiri.

2. Memahami jenis pidato

Berbicara di depan umum terbagi dalam beberapa kategori utama, seperti pidato informatif, persuasif, demonstratif, dan pidato hiburan.

Baca Juga: Kembali Digelar Kementerian Ketenagakerjaan, Job Fair 2025 Buka 28.000 Lowongan Pekerjaan

Jadi, pastikan kamu belajar untuk menyesuaikan isi dan gaya pidato dengan tujuan kamu melakukan agar membantu menyampaikan pesan dengan lebih jelas dan berdampak.

3. Menentukan tujuan akhir

Memulai persiapan dengan mengetahui hasil yang ingin dicapai akan memberikan arah yang jelas dalam penyusunan materi. Hal ini membuat presentasi fokus dan audiens dapat memahami pesan utama dengan lebih mudah.

4. Berpikir sebagai pemecah masalah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Career Contessa

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X